logo.png

Pemkot: Duta Wisata Bisa Kenalkan Potensi Daerah


ANTARA News Jawa Timur

Pemkot: Duta Wisata Bisa Kenalkan Potensi Daerah
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (kiri) dalam kegiatan pemilihan Duta Wisata Panji Galuh 2016 di GOR Kota Kediri. (foto Humas Pemkot Kediri )
 
 "Panji Galuh ini ikut membantu agar Kediri ini bisa diterima bahkan hingga ke mancanegara. Duta wisata bisa mengenalkan potensi daerah di Kediri,"
 
Kediri (Antara Jatim) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menegaskan pentingnya ada duta wisata Panji Galuh, sebab mereka bisa ikut mengenalkan berbagai potensi kesenian serta wisata daerah baik ke dalam negeri hingga mancanegara.
     
"Duta wisata itu melibatkan generasi muda. Mereka telah melalui proses pemilihan serta karantina," kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri Nur Muhyar di Kediri, Minggu.
     
Ia mengatakan, pemilihan duta Panji Galuh itu sangat penting. Mereka terdiri dari remaja yang sudah pilihan. Salah satu tugas mereka, ikut memberikan pemahaman pada generasi muda tentang potensi yang ada di Kediri untuk bisa dikembangkan.
     
"Panji Galuh ini ikut membantu agar Kediri ini bisa diterima bahkan hingga ke mancanegara. Duta wisata bisa mengenalkan potensi daerah di Kediri," katanya.
     
Wali Kota Kediri telah menekankan jika kota ini menjadi pusat jasa. Bahkan berbagai upaya dilakukan agar para investor menanamkan investasinya ke kota Kediri. Selain itu, di Kediri banyak ditemukan berbagai peninggalan sejarah atau situs, sehingga harus tetap dijaga kelestariannya. 
     
Ia juga menambahkan, remaja merupakan generasi muda. Mereka merupakan salah satu tonggak untuk melanjutkan pemerintahan ke depan. Untuk itu, mereka pun juga harus paham tentang budaya daerahnya, selain memahami berbagai pengetahuan umum. 
     
Di Kota Kediri, kata dia, memang sengaja dipilih nama Panji Galuh. Hal itu dilatarbelakangi dari cerita yang berjalan turun temurun. Kediri dulu dikenal sebagai sebuah kerajaan dan terdapat seorang pangeran bernama Inu Kertopati. 
     
Ia lalu mempersunting Galuh Condrokirono, namun di tengahnya terdapat berbagai masalah. Hingga akhirnya, masalah itu berhasil dilewati, dan nama keduanya dijadikan sebagai nama untuk duta daerah, yaitu Panji untuk laki-laki sementara Galuh untuk perempuan. 
     
Di Kota Kediri, proses pemilihan remaja sebagai Duta Wisata Panji Galuh 2016 berlangsung pada Sabtu (30/4) malam di Gedung Olahraga (GOR) Kota Kediri. Para peserta yang lolos seleksi itu mempunyai berbagai ilmu tentang kebudayaan serta beragam pengetahuan umum.
 
Proses pemilihan duta wisata itu dihadiri sejumlah kalangan. Selain Wali Kota Abdullah Abu Bakar juga terdapat Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah, Raka Raki Jatim 2016, Duta Anak Kota Kediri, Putra Putri Batik Kota Kediri, serta berbagai tamu undangan lainnya. 
     
Dalam acara itu, terpilih M Syihabuddin Naufal sebagai Panji Kota Kediri 2016 serta Febe Elok sebagai Galuh Kota Kediri 2016. Walaupun terjadi hujan, proses pemilihan juga berlangsung dengan lancar. (*)

Sumber : antarajatim.com