logo.png

Dua Pegawai Pemkot Kediri Pemenang Lelang Jabatan Dilantik


ANTARA News Jawa Timur

Dua Pegawai Pemkot Kediri Pemenang Lelang Jabatan Dilantik
Proses mutasi di Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (12/5). (foto Asmaul Chusna)
 
 Kedua pejabat itu adalah Maria Karangora dimana sebelumnya sebagai kepala bagian hukum dan jabatan barunya adalah asisten administrasi umum, serta Bagus Alit, dimana sebelumnya adalah sekretaris badan pengelolaan keuangan dan aset saat ini menjabat sebagai kepala badan pengelolaan keuangan dan aset.
 
Kediri (Antara Jatim) - Sebanyak dua pegawai yang telah lolos proses rekrutmen dalam lelang jabatan yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, dilantik bersamaan dengan puluhan pejabat lainnya dalam mutasi di kota ini.
     
"Untuk asesmen ada dua dan itu hasil terbaiknya," kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar setelah pelantikan di Balai Kota Kediri, Kamis.
     
Ia mengatakan, proses perekrutan itu sudah dilakukan dengan berbagai tahap untuk menduduki jabatan sebagai asisten administrasi umum dan kepala badan pengelolaan keuangan dan aset.
     
Kedua pejabat itu adalah Maria Karangora dimana sebelumnya sebagai kepala bagian hukum dan jabatan barunya adalah asisten administrasi umum, serta Bagus Alit, dimana sebelumnya adalah sekretaris badan pengelolaan keuangan dan aset saat ini menjabat sebagai kepala badan pengelolaan keuangan dan aset.
     
Selain melantik dua pejabat yang terpilih dalam lelang jabatan yang dilakukan oleh Pemkot Kediri tersebut, Wali Kota juga melantik 10 pejabat eselon III serta 88 eselon IV.
     
Wali Kota menambahkan, mutasi ini sebenarnya bertujuan agar semua pegawai lebih bagus kinerjanya. Mereka yang mendapatkan prestasi, akan dinaikkan jabatannya, sehingga dalam bekerja pun bisa lebih optimal.
     
Lebih lanjut, ia mengaku masih melihat kinerja pegawai masih ada yang kurang bagus, misalnya masuk terlambat ataupun setelah masuk keluar dan ternyata tidak kembali ke kantor. 
     
Ia tidak ingin hal tersebut terjadi pada pegawai di Kota Kediri. Ia berharap, tingkat disiplin pegawai juga lebih bisa diperbaiki, salah satunya dengan memperbaiki sistem. 
     
Ia juga mengatakan, dalam proses capaian kerja tidak bisa dilakukan sendiri melainkan harus bersama, lintas setoral. Dengan dilakukan secara bersama, baik dilakukan antardinas ataupun dengan masyarakat program pemkot juga bisa berjalan dengan baik.
     
"Kinerja itu harus dicapai bersama, jadi mungkin kerjasama antardinas maupun dengan masyarakat, dengan itu capaian bisa jauh lebih bagus," katanya.
     
Proses pelantikan para pejabat setelah mutasi itu dihadiri para kepala SKPD serta pegawai yang dimutasi. Mereka mengenakan baju khusus dalam pelantikan tersebut. 
     
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memimpin mutasi itu didampingi Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah. Setelah proses pelantikan, Wali Kota juga mengucapkan selamat pada pegawai untuk bekerja di tempat baru. (*)

Sumber : antarajatim.com