logo.png

Pengunjung Naik Peminjam Turun


Kediri, Memo - Menurut data statistik dari Perpustakaan Umum Kota Kediri, sejak awal tahun 2016 ini, jumlah pengunjung perpustakaan memang terlihat meningkat dibandingkan dengan tahun kemarin.  Pada caturwulan pertama tahun ini, jumlah pengunjung telah mencapai 9.229 orang, yang didominasi oleh pelajar dan mahasiswa.  Jumlah ini naik sekitar 20 persen dari jumlah pengunjung di catur wulan pertama tahun lalu.

 

Salah satu pengunjung perpustakaan umum Kota Kediri sedang memilih buku (yudha/memo)

Salah satu pengunjung perpustakaan umum Kota Kediri sedang memilih buku (yudha/memo)

Namun, kenaikan jumlah pengunjung ini tidak berbanding lurus dengan jumlah buku yang dipinjam.  Masih menurut data dari Perpuskot, pada caturwulan pertama ini, Perpuskot hanya meminjamkan buku sebanyak 2.742 buku, yang didominasi dengan buku pelajaran untuk mahasiswa dan buku anak-anak.  Jumlah ini dinilai menurun jika dibanding dengan tahun lalu pada rentang waktu yang sama.  Padahal jumlah pengunjung tahun ini lebih banyak.

Perpustakaan Umum Kota Kediri memang tidak hanya dijadikan tempat peminjaman buku, namun juga sebagai tempat untuk mengerjakan tugas dan berdiskusi.  Adanya fasilitas wi-fi juga membuat para pengunjung perpustakaan betah berlama-lama di sana.  Malah menurut salah seorang penjaga perpustakaan, Hanum Widodari, kebanyakan dari pengunjung datang ke perpustakaan bukan untuk meminjam atau membaca buku, namun untuk menggunakan wi-fi.  “Saya selalu mengamati para pengunjung.  Kebanyakan bawa laptop daripada bawa buku,” ujarnya.

Mayarani, salah seorang pengunjung yang masih berstatus mahasiswa, mengatakan, dia memang sengaja datang ke perpustakaan untuk mengerjakan tugas.  Fasilitas wi-fi yang disediakan oleh perpustakaan mempermudahnya untuk mencari bahan-bahan mengerjakan tugas yang dia perlukan.  “Kadang-kadang kalau memang perlu ya buka buku.  Tapi jujur lebih sering cari bahan lewat internet soalnya lebih praktis,” tutur Mayarani.

Sementara itu, pengunjung lain, Usman, sengaja datang ke perpustakaan dengan membawa dua anaknya yang masih duduk di bangku SD.  Mumpung kedua anaknya libur, dia mengajak mereka untuk berkunjung ke perpustakaan.  “Kalau hari biasanya mereka mana mau.  Pagi sampai siang sekolah, terus mereka capek.  Ini mumpung libur, saya ajak mereka untuk baca buku,” katanya.

Yoyok Susetyo, kepala Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kota Kediri, mengatakan, salah satu visi dari bidangnya adalah untuk meningkatkan minat baca masyarakat Kota Kediri.  Dia menilai, mengajak anak-anak untuk membaca lebih mudah jika dibandingkan mengajak orang dewasa.  Oleh karena itu, wi-fi memang sengaja dipasang untuk menarik para pengunjung dengan usia dewasa.  “Yang harus diperhatikan bukan cuma minat baca generasi muda, namun juga yang sudah tua.  Jika mereka suka, maka anak-anak pun akan mengikuti,” kata Yoyok. (ela)


Sumber : koranmemo.com