logo.png

Wali Kota Kediri Jalin Hubungan Perdagangan dengan Makassar


 
 
 
 
 
 
Pemkot Kediri yang dipimpin langsung wali kotanya Abdullah Abu Bakar bertemu Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Senin 23 Mei 2016 / Herman Kambuna
 
Pemkot Kediri yang dipimpin langsung wali kotanya Abdullah Abu Bakar bertemu Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Senin 23 Mei 2016 / Herman Kambuna

MAKASSARTERKINI.com – Wali kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto merespon positif kunjungan kerja Pemkot Kediri yang dipimpin langsung wali kotanya Abdullah Abu Bakar ke Makassar. Produk UMKM dan sektor hubungan perdagangan antar kota menjadi sorotan kedua kota untuk dikerjasamakan.

“Kedua kota memiliki banyak kesamaan karakter. Sama-sama memiliki latar belakang historikal yang kuat dan posisinya sebagai hub perdagangan,” ungkap Danny saat menerima langsung rombongan Pemkot Kediri di Rujab Wali Kota Makassar, Senin 23 Mei 2016.

Menurut Danny, kunjungan ini melahirkan inspirasi tersendiri bagaimana setiap kota mampu saling menerobos kebuntuan pasar di daerahnya masing-masing.

Peran sinergi antar kepala daerah kata Danny sangat dibutuhkan guna saling memperkuat hubungan ekonomi dan pengembangan produk yang dimiliki masing-masing untuk dipertukarkan.

“Saya segera siapkan Makassar untuk itu. Kita awali dengan MoU. Basisnya ini UMKM. Makassar sangat tepat dengan pertimbangan penduduk 1,8 juta, tingkat urbanisasi tinggi, masyarakat heterogenitas dan income per kapita yang mencapai $US 6000 pertahun, tentu sangat cocok,” jelas Danny lagi.

Danny pun menyebut hal ini inisiasi yang sangat inovatif sebagai tantangan global. Baginya networking yang kuat dalam negeri apalagi diinisiasi dalam model nonformal seperti ini akan menjadi kekuatan dalam menghadapi era global.

Sementara itu, wali kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan bahwa gagasan ini merupakan jembatan yang coba dibangun antara pemerintah daerah dengan pilar utamanya bertumpuh pada UMKM dan Kamar Dagang Industri (Kadin).

“Kita coba membukakan masyarakat kita market share yang lebih luas lagi. Harapannya, hubungan bisnis dengan bisnis masyarakat Makassar-Kediri bisa terjalin sehingga juga menjadi solusi mengatasi pengangguran ke dua kota,” paparnya.

Alasan memilih Makassar kata wali kota kelahiran 1980 ini karena dirinya mengaku sudah cukup kenal dengan wali kota Makassar.

“Saya tahu beliau dari berbagai karya desainnya, wali kota Makassar cukup terkenal dengan berbagai program inovasinya dan karena memang saya sering kesini, dan sama-sama sebagai hubungan perdagangan sehingga merasa ada kecocokan untuk bisa saling mendukung dan melakukan kerja sama ke depan,” pungkasnya.


Sumber : makassarterkini.com