logo.png

Wawali Ingin Investor Rekrut Warga Kediri Jadi Tenaga Kerja


ANTARA News Jawa Timur

Wawali Ingin Investor Rekrut Warga Kediri Jadi Tenaga Kerja
Wawali Kediri Lilik Muhibbah (kiri), Bunda Fey (baju hitam) dalam pembukaan Martha Tilaar Salon Day Spa cabang Kediri, Rabu (25/5). (foto Asmaul Chusna)
 
 "Nantinya tentu bisa saling menguntungkan, misalnya pemberdayaan masyarkat. Mungkin bisa kerjasama, ke depan remaja kami 'ditraining' dan jika butuhkan pegawai bisa ambil dari Kota Kediri,"
 
Kediri (Antara Jatim) - Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah ingin agar investor merekrut warga Kediri untuk dipekerjakan, sehingga secara tidak langsung bisa mengurangi jumlah pengangguran di kota ini.
     
"Nantinya tentu bisa saling menguntungkan, misalnya pemberdayaan masyarkat. Mungkin bisa kerjasama, ke depan remaja kami 'ditraining' dan jika butuhkan pegawai bisa ambil dari Kota Kediri," katanya dalam peresmian Martha Tilaar Salon dan Spa Cabang Kediri di Kediri, Jawa Timur, Rabu.
     
Lilik mengatakan pemerintah mempunyai pekerjaan besar untuk mengurangi jumlah pengangguran di Kota Kediri. Jumlah pengangguran terbuka masih cukup banyak, pada 2015 masih 11,4 persen dari jumlah penduduk di Kota Kediri 250 ribu jiwa. Mereka merupakan pengangguran terbuka.
     
Selain diharapkan bisa merekrut warga Kota Kediri sebagai pekerja, Lilik juga mengatakan adanya investor yang masuk tentunya berdampak positif dengan bisa menambah jumlah PAD di Kota Kediri.
     
Pemerintah kota, kata dia, membuka seluasnya bagi para investor yang ingin masuk ke Kota Kediri. Pemerintah juga memudahkan berbagai macam proses perizinan, sehingga tidak memerlukan waktu yang lama untuk proses pengurusannya.
     
Ia pun menyakinkan jika Kediri termasuk kota yang aman dan sangat prospek untuk berinvestasi. Selain ada jaminan keamanan dari kepolisian, forum komunikasi umat beragama (FKUB) di Kota Kediri juga sangat aktif. Kota Kediri juga letaknya sangat strategis di tengah daerah misalnya dari Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, Tulungagung.
     
Ia pun tak lupa mengenalkan tentang produk tenun ikat khas Kediri, yang kualitasnya cukup bagus dengan har ga terjangkau.
     
Sementara itu, Vice Chairwoman Martha Tilaar Group sekaligus Direktur Utama PT Cantika Puspa Pesona Wulan Tilaar mengatakan perusahannya juga mempunyai program untuk dididik menjadi terapis yang profesional.
     
"Kami merekrut anak-anak terutama perempuan muda Indonesia lulusan SMK dengan memberi pelatihan 3-6 bulan, bebas biaya, diberi tempat tinggal, makan minum, serta uang saku dan setelah dinyatakan kompeten dan lulus, akan diberi pekerjaan di seluruh Indonesia bahkan luar negeri," paparnya.
     
Ia mengatakan, perusahaan mempunyai visi misi ingin menjadikan perempuan Indonesia lebih mandiri, sebab ketika mempunyai ilmu dan pendidikan tidak akan habis, dan berbeda dengan uang yang bisa habis.
     
"Lulusan sudah ada 4.000 dan banyak yang membuat usaha salon maupun membantu suami di daerah mereka masing-masing yang sudah tidak bergabung dengan kami," katanya. 
     
Ia pun mengatakan, saat ini sudah terdapat lebih dari 50 outlet Martha Tilaar Spa tersebar di seluruh Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua. Ia berharap, Kediri menjadi lebih maju dan menjadi salah satu tujuan kunjungan, dengan adanya outlet baru tersebut.
     
Dalam acara itu, selain dihadiri petinggi dari Martha Tilaar Grup, juga dihadiri Istri Wali Kota Kediri Ferry Silviana Feronica, Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*)

Sumber : antarajatim.com