logo.png

Masyarakat Kota Kediri Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Peredaran Produk Ilegal Jelang Ramadhan


  • Masyarakat Kota Kediri Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Peredaran Produk Ilegal Jelang Ramadhan
 
4 June
13:072016
 
 

RRI, Kediri - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri meminta masyarakat untuk selalu waspada terhadap peredaran produk makanan minuman, kosmetik, dan berbagai jenis obat yang dijual secara ilegal menjelang Bulan Ramadhan 1437 Hijriah.


"Biasanya pada momentum seperti ini, menjelang Ramadhan dan Lebaran banyak ditemukan barang-barang yang membahayakan konsumen," kata Asisten Administrasi Umum, Pemkot Kediri, Maria Karangora, di Kediri, Sabtu (4/6/2016).

Untuk meminimalkan hal tersebut, jelas Maria, Pemkot Kediri tak henti-hentinya melakukan gerak cepat. Salah satunya, dengan menggelar Sosialisasi Kewaspadaan Peredaran Produk Obat Kosmetik dan Makanan/Minuman Ilegal serta Perlindungan Konsumen, Jumat (3/6), di Hotel Lotus Garden, Kota Kediri.

"Kami yakin, agenda itu dapat meningkatkan kewaspadaan warga Kota Kediri terhadap peredaran produk-produk ilegal," ujarnya.

Selain itu, sebut dia, sekaligus bertujuan meningkatkan wawasan konsumen agar mereka hanya mengonsumsi barang dan jasa yang memenuhi aspek keselamatan dan aspek kesehatan. Dia menghimbau, supaya masyarakat Kota Kediri tetap berhati-hati dalam menggunakan produk-produk yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan.

"Teliti dulu barangnya sebelum dikonsumsi atau digunakan," katanya.

Untuk itu, tambah dia, peran masyarakat sebagai konsumen dan pelaku usaha tetap harus bekerjasama dengan pemerintah. Dengan demikian, upaya tersebut dapat mencegah peredaran produk-produk ilegal.

"Segera melapor ke BPOM atau instansi terkait saat menemukan produk ilegal yang berdampak negatif bagi kesehatan," katanya.

Dia menyarankan, idealnya masyarakat dapat mengakses situs BPOM untuk memeriksa keaslian produk. Kemudian, mereka juga bisa mengetahui ada tidaknya izin edar produk yang dijual di pasar perdagangan.

"Kami berharap, peran serta ibu-ibu PKK untuk memberikan informasi dan melakukan pengawasan terhadap peredaran produk ilegal yang akan dikonsumsi," katanya.

Dia optimistis, Kota Kediri tidak ada peredaran barang ilegal yang membahayakan masyarakat. Apalagi, Pemkot Kediri bersama instansi terkait selalu meningkatkan pengawasan peredaran barang ilegal selama ini.

"Di sisi lain, pada agenda ini ikut hadir Ketua BPOM Provinsi Jatim, Tim Koordinasi Pengawas Barang dan Jasa Kota Kediri, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Kota Kediri, Bambang Priambodo, Tim Penggerak PKK Kota Kediri, dan sejumlah pelaku usaha di Kota Tahu," katanya. (ac/rpp)


Sumber : rri.co.id