logo.png

Operasi Pasar di Kediri Diwarnai Aksi Dorong Warga


DetikNews

Operasi Pasar di Kediri Diwarnai Aksi Dorong WargaWarga antre dan dorong-dorong saat antre/Foto: Andhika Dwi

Kediri - Aksi dorong dilakukan warga saat digelar operasi pasar murah di Pasar Bandar Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Mereka berebut saling antre untuk mendapatkan 9 bahan pokok yang dibatasi satpol PP. Mereka mengantre sekitar pukul 06.00-07.30 WIB.

"Jangan dorong, sabar bu stok sembako masih ada," teriak salah seorang petugas Satpol PP yang berjaga kepada para warga yang sebagian besar ibu-ibu, Selasa (7/6/2016).

Bagi Endah, salah seorang warga yang ikut antre bahwa operasi pasar ini cukup membantu, karena masih ada selisih harga yang lebih murah pada operasi pasar, meski ada batasan pembelian khusus gula sebanyak 2Kg per orang. 

"Saya antre sejak habis subuh, memang harganya selisih Rp 4 ribu dengan pasar. Tapi karena adanya pembatasan kan gak sebanding dengan antrenya," keluh Endah kepada wartwan.

Dari pantauan detikcom di lapangan dari beras, gula, minyak goreng, telur dan tepung terigu, hanya gula yang paling diminati warga. Sebab harganya selisih cukup murah, dengan harga normal di pasaran Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu. Semuanya habis dijual dalam waktu yang cukup singkat.

Beras 1 Kg dijual Rp 43.500, gula 1kg dijual Rp 11.750, tepung 1kg dijual 7.200, minyak goreng 1 liter dijual Rp 11.300. Antrean yang terjadi sejak 06.00 wib habis pada pukul 07.30 wib.

"Ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk turut campur dalam menekan harga sembako terutama harga gula yang sedang tinggi," kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Selasa (7/6/2016).

Operasi Pasar Murah semacam ini akan terus digelar setiap hari di sejumlah pasar dan kelurahan-kelurahan di Kota Kediri. Demi menekan dan menormalkan harga sembako yang melambung tinggi. 
(fat/fat)

 

Sumber : news.detik.com