DSC_7337

ADAKITANEWS, Kota Kediri – Ervina Melpa menjadi yang terbaik dalam Malam Anugerah UKM dan Pelaku Usaha Unggulan, Jumat (03/06) di pelataran Balai Kota Kediri. Kreasi Manik-Manik yang dibawakannya membuat Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Koperasi dan UMKM sebagai penyelenggara kompetesi memilihnya menjadi nomor satu dalam kategori Wirausaha Wanita Kota Kediri.

Namun, tidak banyak yang tahu tentang darimana kesuksesan Ervina membangun usaha manik-maniknya dari nol.

Semuanya berawal dari rasa cintanya kepada sang buah hati. Vina begitu banyak orang menyapanya, menjadi salah satu karyawan Perbankan di Kota Kediri. Namun, karena Tuhan menitipkan salah satu makhlukNya untuk hidup di dunia, membuat Vina harus memprioritaskan salah satunya. Akankah tetap bekerja, atau fokus untuk memberikan sepenuh cintanya kepada sang buah hati. Terlebih, hadiah itu merupakan putra kedua yang hadir pada Vina dan suaminya Sugeng Wahyudiono.

IMG-20160611-WA0010Setelah anak pertama yaitu Dimas Adi Syahbani Achmad Putra, lalu muncul lagi putra kedua Syafi’  Al Shiraazy Syahbani Wahyudiono Putra, Vina harus berfikir ulang demi berikan yang terbaik pada sang buah hati. Akhirnya, Vina mengajukan pengunduran diri dari perusahaan tempat ia mengais rejeki dan memilih menjadi ibu rumah tangga.

Melihat sang buah hati sudah mulai tumbuh dewasa, Ia merasa galau karena masih terbiasa dengan aktifitas padat di tempat kerjanya dulu. Ide muncul setelah membuka-buka kembali barang koleksi yang sempat Ia singkirkan saat merawat sang buah hati.

“Setelah saya resign dari pekerjaan saya mulai mencari ide. Munculnya sih karena hobi, dan dulunya saya bekerja di sebuah perbankan jadi harus tampil menarik dari atas sampai bawah jadi saya buka-buka kembali itu koleksi saya dulu dan muncul untuk membuat manik-manik itu,” urai Vina yang memberikan nama perusahaannya Rumah Pernik di Perumahan Bukit Permai Mojoroto Kota Kediri

IMG-20160611-WA0014Jika dilihat dari dimana dulunya tempat Vina bekerja, akan banyak orang untuk tidak meninggalkan tempat kerja tersebut apapun alasannya. Karena tidak jarang orang yang bisa bekerja di Perbankan dan pastinya dengan gaji yang wah. Namun, tidak dengan Vina yang tetap memprioritaskan perkembangan anak dan memastikan buah hatinya mendapatkan bimbingan yang tepat untuk bekal masa depan sang anak.

“Saya resign karena mengandung si kecil ini. Mau tidak mau saya harus berikan yang terbaik dong buat si kecil,” kata ibu yang sekarang sudah dikaruniai dua putra ini.

Tahun 2012 menjadi titik mula Vina mengawali membuka usaha manik-manik. Sejak saat itu, Ia mengaku banyak sekali cobaan baik dari dalam maupun dari luar. Terlebih, sudah banyak pembisnis yang menggeluti usaha manik-manik. Artinya, jika ingin usaha itu berhasil ia harus berusaha lebih keras lagi agar mampu bersaing di pasaran.

“Banyak mas godaannya, tapi saya berkeyakinan dan mengatakan pada diri saya sendiri, saya harus berhasil, saya harus bisa. Mulai mengikuti pelatihan-pelatihan dan sampailah pada saat ini,” tandasnya

Hingga tahun ini, produk manik-manik dari Rumah Pernik karya Vina ini sudah beredar hampir di seluruh Indonesia bahkan mulai merambah ke Luar Negeri. Mulai dari Kediri dan sekitarnya, Sidoarjo, Surabaya, bahkan sampai Bengkulu, Balikpapan, Manado, Kupang dan beberapa wilayah lainnya. “Untuk Internasionalnya, Timor Leste sudah, tahun ini mau masuk ke Hongkong sama Malaysia,” ungkap istri dari Sugeng Wahyudiono ini.(*/Zay)

Keterangan Gambar : Ervina Melpa wirausaha wanita terbaik  menerim trophi yang diserahkan langsung oleh Lilik Muhibbah Wawali Kediri dan Beberapa manik-manik karya Rumah Pernik Ervina.(foto:Ist)