logo.png

Digerojok Operasi Pasar Harga Gula Pasir Masih Tinggi Karena ini


Surya Malang

Digerojok Operasi Pasar Harga Gula Pasir Masih Tinggi, Karena ini
 
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
 
Masyarakat antre membeli gula pasir pada operasi pasar murah di Kelurahan Semampir, Kota Kediri. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Meski telah digerojok operasi pasar, harga gula pasir di Kediri masih tetap tinggi. Di Pasar Setono Betek dan Pasar Bandar, harga gula pasir masih bertahan di kisaran Rp 15.000 per kg.

Harga gula pasir yang masih tinggi juga ditemui di sejumlah toko pracangan. Harganya rata-rata tetap bertahan di kisaran Rp 14.000 - Rp 15.000 per kg.

Harga gula pasir ini sempat turun begitu dimulai operasi pasarmenjadi Rp 14.000 per kg. Namun harganya kembali naik karena permintaan gula pasir masih tinggi.

Sementara harga gula pasir pada operasi pasar yang digelar Bulog Kediri bekerja sama dengan Pemprov Jatim dijual Rp 11.750. Operasi pasar yang menjual 4 jenis komoditi ini seolah tak mampu menurunkan harga gula pasir.

Malahan gula pasir yang dijual dalam operasi pasar murah yang digelar Pemkot Kediri hanya Rp 11.000 per kg. Namun operasi pasar ini seolah tak mampu meredam gejolak harga di pasaran.

"Harga gula pasir masih belum beranjak turun. Sekarang di pasar masih dijual Rp 15.000 per kg," ungkap Ny Wiwin (45) perajin kue untuk Lebaran kepada Surya, Minggu (12/6/2016).

Menurut Ny Wiwin, meski ada operasi pasar, harga gula pasir masih belum berangsur turun. Diduga pedagang masih menjual tinggi karena saat ini perajin kue Lebaran masih sangat membutuhkan gula pasir untuk bahan baku kue.

Bagi pembuat kue Lebaran tentu tidak masuk dalam cakupanoperasi pasar. Karena pembelian gula pasir untuk operasi pasarjuga dibatasi setiap pembeli hanya 2 kg.

Padahal untuk kalangan pembuat kue Lebaran bahan baku gula pasir butuh banyak.

"Setiap kali proses membuat kue kami butuh gula setidaknya setengah kuintal," jelasnya.

Sementara beberapa toko penjual gula pasir mengakui harganya masih belum turun. Karena pedagang rata-rata kulakan gula pasir saat harganya masih Rp 14.500 per kg.

Sehingga tidak mungkin pedagang menjual di bawah harga saat kulakan. Apalagi permintaan pasar saat ini juga masih tinggi.

Kadisperindag Kota Kediri Dra Yetty Sisworini optimistis harga pasir bakal berangsur turun. Karena pasar terus digerojok pasokan sampai harganya menjadi normal lagi.

"Kita terus gencar melakukan operasi pasar di setiap kelurahan.Gula pasir kita jual dengan harga subsidi Rp 11.000 per kg," ungkapnya.

Ungkapan senada juga dikemukakan Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Kediri Djoko Raharto yang memprediksi harga gula pasir bakal turun. Karena pemerintah telah mendatangkan gula dari luar negeri


Sumber : suryamalang.tribunnews.com