logo.png

Dinas Pertanian Kota Kediri Yakin Impor Sapi Turunkan Harga Daging


KBRN, Kediri: Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pertanian setempat optimistis dengan datangnya sapi impor asal Australia dapat menurunkan harga daging yang kian melonjak pada Bulan Ramadhan 1437 Hijriah.

"Menjelang Ramadhan hingga sekarang saja, harga daging sapi di sejumlah pasar masih tinggi. Tapi, nantinya setelah sapi impor membanjiri pasaran maka harga daging sapi bisa turun," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Kediri, Semeru Singgih, di Kediri, Senin (13/6/2016).

Menurut dia, saat ini harga daging sapi di pasar tradisional di Tanah Air termasuk Kediri berkisar antara Rp100.000 hingga Rp120.000 per kilogram. Akibatnya, sejumlah pembeli ada yang mulai mengalihkan pembelian ke berbagai lauk-pauk lain.

"Seperti daging ayam, telur ayam ras, dan tahu-tempe," ujarnya.

Selain itu, jelas dia, dari sisi pedagang daging sapi ikut merasa resah lantaran dagangan mereka banyak yang tidak laku. Apalagi, umumnya mereka sudah terlanjur beli secara partai besar dengan harga tinggi.

"Oleh sebab itu, kami berkomitmen menstabilkan harga daging sapi di wilayah ini. Salah satunya dengan menambah ketersediaan pasokan komoditas itu melalui peran Rumah Pemotongan Hewan (RPH)," katanya.

Tujuan itu, tambah dia, guna menekan harga daging agar tidak terlalu melambung tinggi. Dengan begitu, pedagang daging sapi di Kota Kediri tidak akan kekurangan stok komoditas tersebut.

"Apalagi, memang pada bulan Ramadhan hingga Lebaran biasanya permintaan masyarakat terhadap daging sapi meningkat dibandingkan bulan normal," katanya.    

Di samping itu, lanjut dia, secara umum kebutuhan daging sapi di daerah ini memang belum tercukupi dengan baik dikarenakan jumlah sapi yang dipotong di RPH turun. Apabila, rata-rata pemotongan di RPH dapat mencapai 16 ekor sapi per hari maka kini turun menjadi sekitar 12-13 ekor sapi per hari. (AC/AKS)


Sumber : rri.co.id