IMG_8607

ADAKITANEWS, Kota Kediri – Nabi Muhammad SAW menjadikan masjid sebagai pusat dari kegiatan masyarakat terutama untuk menunjang pendidikan. Hal inilah yang diinginkan Walikota Kediri saat memberikan khutbah setelah sholat tarawih di Masjid Al Huda RT 13 Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren.

Mas Abu sapaan akrab Walikota Kediri mengunjungi RT 13 Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren. Kunjungan ini dilakukan selain ingin lebih dekat kepada warganya, juga meninjau sejauh mana program andalan Kota Kediri Prodamas dirasakan manfaatnya oleh warga. Bertepatan pada bulan suci ramadhan, Mas Abu menyempatkan solat berjamaah isyak dan tarawih bersama di masjid Al Huda.

Setelah sholat isyak dan tarawih, Mas Abu berkesempatan menyampaikan kultum di depan warga Pakunden. Pada kesempatan ini, Ia mengucapkan terimakasih telah diberikan kesempatan bertemu langsung dengan masyarakatnya. Selain itu, melalui program pemberdayaan masyarakat (Prodamas) Mas Abu meminta masyarakat untuk membangun Kota Kediri bersama-sama.

“Semoga bapak ibu berkenan membangun Kota Kediri bersama-sama. Prodamas itu bukan untuk pak RT tapi untuk kita semua. Maka, ayo membangun kota dengan bijak agar anak cucu kita bisa merasakan manfaatnya nanti,” kata Mas Abu

Melihat kondisi jaman yang semuanya serba digital dan informasi menjadi semakin cepat, Mas Abu berpesan agar orang tua memberikan perhatian yang lebih kepada anak. Pasalnya, perkembangan teknologi yang sebenarnya memiliki banyak manfaat, justru memberikan dampak yang negatif, terlebih pada anak.

“Saat ini sedang dalam kondisi yang darurat. Informasi sangat cepat dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Teknologi memang bisa untuk kebaikan tapi juga bisa untuk keburukan jika pada tangan yang kurang tepat. Maka, saya meminta ibu bapak untuk berhati-hati pada jaman sekarang ini terutama anak-anak kita,” ujar Mas Abu

Mas Abu merasa prihatin jika melihat anak-anak yang masih belum cukup umur sudah tersandung tindakan kriminal. Oleh karenanya, Ia meminta kepada orang tua untuk menjauhkan anak-anaknya dari gadget jika memang itu tidak benar-benar untuk kegiatan yang bermanfaat.

“Anak-anak masih kecil tolong jangan dipegangi gadget dulu. Kalau untuk belajar tidak apa-apa tapi harus didampingi. Saya khawatir, kalau tidak didampingi adik-adik (anak-anak) akan keblinger,” pesan Mas Abu kepada jamaah Masjid Al Huda

IMG_8642Mengantisipasi ini, Walikota Kediri menyerukan untuk meramaikan masjid dengan kegiatan-kegiatan pendidikan terutama pendidikan Islam maupun kegiatan sosial. Mas Abu melihat dengan mengembalikan fungsi masjid seperti pada jama Nabi Muhammad SAW, Ia yakin masyarakat sekitar masjid terlebih anak-anak sebagai penerus masa depan bangsa akan terasah kekuatan spiritual dan mental anak.

“Lima ataupun sepuluh tahun kedepan, anak-anak kita tidak akan lagi bersaing hanya dengan sesama negara ASEAN, tapi bersaing dengan seluruh dunia. Dengan jaman saat ini yang tidak bisa terkendali ini maka, ayo ibu-ibu, bapak-bapak kita bentengi anak-anak kita dengan ilmu-ilmu agama. Caranya mari kita ramaikan masjid. Kembalikan fungsi masjid seperti pada jaman Rosululloh SAW,” ujar suami dari Ferry Silviana Feronica ini.

Mencintai masjid, menurut Mas Abu bisa menjadi penawar kegalauan dalam mengahadapi dunia yang sudah tidak tentu saat ini. Oleh karenanya, Ia kembali menegaskan kepada orang tua untuk mendorong putra putrinya dekat kepada masjid.

“Harta benda bukanlah bekal segalanya untuk anak kita nanti. Tapi, bekal aklak yang mulia keshalehan sosial adalah bekal yang terbaik untuk putra putri kita menaklukan dunia,” pungkasnya.

Kedatangan pemimpinnya di Kota Kediri, masyarakat terutama anak-anak Kelurahan Pakunden untuk meminta tanda tangan. Bahkan, ada yang menyempatkan untuk foto selfi bersama walikota termuda di Kota Kediri.(*/Zay)

Keterangan Gambar : Abdulloh Abu Bakar saat memberikan ceramah setelah solat taraweh di Masjid Al Huda Pakunden Kota Kediri.(foto:ist)