logo.png

Pemkot Kediri Persiapkan Beasiswa Mahasiswa Miskin


Harian Bhirawa Online

Wali Kota Kediri Abdullah Abubakar Saat memberikan Beasiswa pada salah satu warga miskin.

Wali Kota Kediri Abdullah Abubakar Saat memberikan Beasiswa pada salah satu warga miskin.

Kota Kediri, Bhirawa
Tidak sedikit lulusan SMA/SMK di Kota Kediri yang berniat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tapi terganjal lantaran alasan ekonomi. Bagi warga miskin di Kota Kediri bila ingin melanjutkan kuliah ke jenjang Sarjana kini tak perlu bingung. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri membuka program beasiswa pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu.
Sudah sejak dua tahun terakhir, Pemkot Kediri, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) menyelenggarakan program beasiswa S1 hingga S2 bagi siswa berprestasi dari keluarga miskin. Kabar menggembirakan ini tentu ditunggu para warga Kota Kediri yang ingin putra-putrinya meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Tujuan kami memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi keluarga miskin untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga dengan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” kata Kepala Disdik Kota Kediri, Siswanto, Rabu (22/6).
Dia menambahkan, program beasiswa tahun ini sudah terjaring 100 siswa. Para calon penerima beasiswa bisa memilih fakultas sesuai minatnya, tentu dengan tanggung jawab harus menyelesaikan pendidikan sesuai target. Karena itu, ada proses seleksi untuk dapat menerima beasiswa tersebut. “Yang jelas untuk dapat beasiswa, setelah lolos seleksi survey dari tim Disdik,” imbuhnya.
Menurutnya, dalam mendapatkan beasiswa tersebut, siswa harus melampirkan nilai rapor hingga surat keterangan tidak mampu dari pihak kelurahan setempat. Kemudian, dalam pengajuannya, siswa mengajukan keperluan yang dibutuhkan dalam perkuliahan ke Dinas Pendidikan Kota Kediri. “Jadi kita berikan beasiswa ke tiap siswa sesuai yang mereka minta dan itu harus dibelikan apa yang dimintanya,” tegasnya.
Dari pantauan di lokasi, Dinas Pendidikan Kota Kediri menganggarkan 1.500 siswa miskin yang hendak melanjutkan ke jenjang perkuliahan. “Dari 100 siswa tahun ini ada yang menerima Rp 6 juta sampai Rp 15 juta. Bahkan diantaranya ada yang melanjutkan kuliah ke luar negeri,” jelasnya.
Salah satu penerima beasiswa tersebut yakni Wiretno (20) warga Kelurahan Bandar Kota Kediri yang melanjutkan ke Universitas Airlangga Surabaya dan Tanuya Mayasari (19) warga Kelurahan Tosaren yang melanjutkan ke STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri) Kota Kediri.
Keduanya mendapatkan beasiswa pendidikan sebesar Rp 6 juta yang akan digunakan sebagai kebutuhan penunjang kuliah dan pembayaran daftar ulang semester. “Sangat terbantu mas, dengan beasiswa ini saya bisa membeli printer dan membayar uang daftar ulang,” ujar Tanuya mahasiswi jurusan Tarbiyah di STAIN Kediri. [van]

Harian Bhirawa Online

 


Sumber : harianbhirawa.co.id