logo.png

Pemkot Kediri alokasikan anggarkan Rp9 miliar untuk seragam sekolah SD hingga SMA


LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri mengalokasikan anggaran sekitar Rp9 miliar untuk pengadaan seragam sekolah mulai tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), maupun sekolah menengah atas (SMA) atau yang sederajat.

Upaya ini dilakukan untuk membantu meringankan orangtua dalam proses pendaftaran anak-anaknya masuk sekolah. Orangtua dapat menabung untuk keperluan lainnya, dan tidak lagi merisaukan soal seragam sekolah.

“Kami berikan seragam gratis untuk siswa mulai SD, SMP, SMA,SMK baik negeri atau swasta. Kami berharap dengan ini, warga Kediri tidak banyak mengeluarkan uang untuk pendidikan,” kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat kegiatan buka bersama dengan masyarakat di Balai Kota Kediri, Sabtu (25/06/2016) petang.

Wali Kota juga mengatakan, ke depan pihaknya ingin memberikan lebih banyak fasilitas untuk anak-anak sekolah, termasuk sekolah gratis. Saat ini, pemerintah berupaya satu-satu untuk memberikan program terbaik bagi anak-anak sekolah di Kota Kediri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto mengatakan untuk proses lelang keperluan seragam bagi anak-anak yang bersekolah di Kota Kediri sudah tuntas.

“Lelang sudah ada pemenang, dan Senin (27/6) sudah ada SPK (surat perintah kerja). Kami target, tahun ajaran baru seragam sudah sampai,” katanya.

Siswanto juga mengatakan, seragam yang diberikan untuk anak-anak merupakan seragam resmi, yaitu untuk SD merah hati dan putih, SMP biru dan putih, dan SMA abu-abu putih, serta seragam pramuka.

Untuk seragam ciri khas, ia mengatakan semua diserahkan ke masing-masing sekolah. Dinas pendidikan hanya meminta agar sekolah tidak terlalu membebani orangtua murid dengan biaya yang besar untuk keperluan sekolah.

“Untuk seragam ciri khas tergantung sekolah, bebas silakan beli dimana dan tidak dikoordinir. Yang penting, jangan sampai menimbulkan masalah beban orangtua terlalu banyak,” ujarnya.

Siswanto juga menambahkan, pemerintah juga memberikan buku lembar kerja siswa (LKS) untuk anak-anak sekolah dasar. Buku itu untuk semua mata pelajaran dan diberikan secara gratis.

Untuk anggaran pengadaan buku LKS itu, Dinas Pendidikan Kota Kediri mengalokasikan dana sekitar Rp2,5 miliar. Namun untuk pengadaan buku tersebut masih dalam proses. Nantinya diharapkan tahun ajaran baru buku itu bisa dimanfaatkan oleh anak-anak.

Namun, ia mengakui untuk saat ini masih SD yang mendapatkan fasilitas buku LKS gratis, sedangkan untuk tingkat SMP dan SMA atau yang sederajat masih belum dianggarkan di dinas pendidikan.@LI-13

 

Sumber : lensaindonesia.com