logo.png

Tim Gabungan Disperindag Kota Kediri Temukan Produk Mamin Tak Layak Konsumsi


  • Tim Gabungan Disperindag Kota Kediri Temukan Produk Mamin Tak Layak Konsumsi
 

KBRN, Kediri : Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindag Tamben) Kota Kediri bersama Tim Gabungan menemukan sejumlah produk makanan dan minuman (mamin) tak layak konsumsi di beberapa ritel modern ternama di Kota Tahu.

Kepala Disperindag Tamben Kota Kediri, Yetty Sisworini menjelaskan, beberapa produk itu ditemukannya saat melakukan inspeksi mendadak, Selasa (28/6/2016) di tiga ritel modern di area kerjanya. Berbagai produk itu di antaranya sayur-mayur seperti sawi, kecambah, dan cabai yang sudah memasuki tanggal kadaluarsa.

"Selain itu, kami juga menemukan makanan tak layak jual dan edar. Salah satunya, mie basah yang sudah berjamur walaupun masa kadaluarsanya masih lama," kata Yetty Sisworini, di Kediri, Rabu (29/6/2016).

Bahkan, jelas dia, pada agenda tersebut pihaknya juga menemukan sejumlah buah segar yang dijual tanpa tanggal pengemasan dan tanggal kadaluarsa. Padahal, komoditas tersebut termasuk kategori produk basah yang tidak bisa dijual dalam waktu lama.

"Di samping itu, ada pula produk makanan mutiara yang sudah kadaluarsa tapi tetap dijual. Ini kan sangat berbahaya bagi konsumen," ujarnya.

Meski demikian, tambah dia, Disperindag Tamben Kota Kediri tidak memberikan sanksi berat bagi pengelola ritel modern tersebut. Mereka hanya diberi peringatan dan diharuskan menarik semua barang yang tak layak jual tersebut.

"Kami minta mereka juga harus teliti dan tidak pernah lupa memeriksa kondisi barang. Entah itu produk basah maupun kering, semuanya harus dicek secara rutin," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, lanjut dia, agenda sidak menjelang Lebaran 1437 Hijriah itu menggandeng tim gabungan. Mereka antara lain Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri, Satpol PP, dan pihak Kepolisian setempat.

"Upaya ini kami lakukan secara berkelanjutan dan rutin. Tujuannya, untuk menjamin seluruh produk makanan-minuman yang beredar di pasaran benar-benar aman dan layak konsumsi," katanya. (AC/HF)


Sumber : rri.co.id