logo.png

Datangi Pasar Tradisional di Kota Kediri Petugas Temukan Daging Tak Layak Konsumsi


Surya

Datangi Pasar Tradisional di Kota Kediri, Petugas Temukan Daging Tak Layak Konsumsi
 
surya/ahmad zaimul haq
 
Ilustrasi daging tak layak konsumsi 

SURYA.co.id | KEDIRI - Petugas Dinas Pertanian Kota Kedirimelakukan inspeksi mendadak di sejumlah pasar tradisional dan menemukan daging tidak layak konsumsi, Rabu (29/6/2016) pagi.

"Tadi ada radang hati dan kami sudah minta agar dibuang," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Kediri Sigit Setiono, setelah sidak di Pasar Setonobetek Kota Kediri, Rabu (29/6/2016) pagi.

Ia mengatakan, kualitas daging yang tidak lagi sehat tentunya tidak baik jika dikonsumsi manusia.

Karena itu, ia meminta agar daging yang tidak layak konsumsi untuk tidak dijual ke pembeli.

Selain menemukan daging tidak layak konsumsi, petugas juga menemukan daging dengan kadar air lebih.

Normalnya, kadar air di daging adalah 78-80 persen, dan saat diperiksa ditemukan kadar air di daging mencapai 81 persen.

"Namun daging dengan kadar air 81 persen itu masih dalam batas toleransi. Temuan tadi kadarnya hanya lebih sedikit dari normal," katanya lagi.

Petugas juga masih menemukan penjual yang tidak memiliki surat keterangan dari rumah potong hewan (RPH) serta surat keterangan sehat.

Dua surat itu harus dimiliki pedagang, baik pedagang yang mengambil daging dari Kota Kediri maupun dari luar Kota Kediri.

Surat itu juga sesuai dengan aturan, dengang tempat penyembelihan hewan yang diperbolehkan adalah rumah potong hewan (RPH).

Selain sidak di Pasar Setonobetek Kediri, petugas juga sidak di Pasar Dandangan, Kota Kediri.

Pada lokasi sidak kedua, petugas juga menemukan pelanggaran administrasi, yaitu penjual yang menjual daging tidak melengkapi dengan surat keterangan sehat dan surat dari RPH.


Sumber : surabaya.tribunnews.com