logo.png

Kebun Bunga Matahari Destinasi Wisata Baru di Kediri


ANTARA News Jawa Timur

Kebun Bunga Matahari, Destinasi Wisata Baru di Kediri
Kebun bunga matahari di Kota Kediri Jawa Timur. (foto Asmaul Chusna)
 
 "Saya berikan imbauan di sosial, instagram, facebook agar pengunjung yang tangannya jahil, saya minta tolong punya kesadaran lebih dengan memberikan kontribusi terbaik tidak membuang sampah (di lokasi kebun),"
 
Kediri (Antara Jatim) - Kota Kediri, Jawa Timur, mempunyai destinasi wisata baru, yaitu kebun bunga matahari, tepatya di di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur.
 
Istri Wali Kota Kediri Ferry Silviana Feronica atau yang akrab disapa Bunda Fey meminta pengunjung kebun bunga matahari, ikut menjaga kebersihan, agar kebun itu tidak kotor dan bisa menjadi tempat wisata baru yang menarik.
     
"Saya berikan imbauan di sosial, instagram, facebook agar pengunjung yang tangannya jahil, saya minta tolong punya kesadaran lebih dengan memberikan kontribusi terbaik tidak membuang sampah (di lokasi kebun)," katanya saat berkunjung ke lokasi kebun itu, Rabu.
     
Ia mengatakan, kebun bunga matahari yang ditanam di lahan Pemkot Kediri itu bisa menjadi salah satu wisata yang cukup unik, sebab tidak semua daerah ada kebun bunga matahari, terlebih lagi dengan luas lahan yang cukup besar.
     
Ia pun mengapresiasi banyaknya kunjungan ke kebun bunga matahari tersebut. Mereka diperbolehkan untuk berkunjung dalam waktu lama, termasuk mengabadikan gambar. Namun, ia meminta agar pengunjung juga memerhatikan lingkungan.
     
"Saya minta agar tidak ganggu pertumbuhan tanaman bunga matahari, apapun itu, apalagi menarik, mencabuti daun, terlebih lagi mematahkan bunga, itu jangan," tegasnya.
     
Bunda Fey mengatakan, lahan tersebut sengaja ditanami bibit bunga matahari. Awalnya, tanaman itu disemai sekitar April 2016. Proses tanam pun juga melibatkan banyak masyarakat misalnya PKK, maupun organisasi masyarakat lainnya.
     
Sebelum memutuskan untuk menanam bunga matahari, Bunda Fey sempat mengadakan survei, termasuk jenis bunga matahari yang akan ditanam. Ia ingin agar bunga yang ditanam itu bagus, hingga akhirnya menemukan varietas yang terbaik.
    
Ia senang sebab masyarakat juga bisa menikmati keindahan tanaman itu. Kebun bunga matahari bisa dijadikan sebagai salah satu lokasi wisata kebun yang menarik. Tempat itu juga berdekatan dengan lokasi wisata Goa Selomangleng, Kediri, sehingga ketika selesai berkunjung ke kebun bunga itu, bisa melanjutkan wisata ke goa tersebut. 
     
Ia menyebut, ada tiga jenis bibit bunga matahari yang ditanam di tempat ini. Bunga-bunga yang ditanam itu jenis besar, dan bisa menghasilkan biji yang besar dan banyak.
     
Untuk ke depannya, perempuan yang juga Ketua PKK Kota Kediri ini mengatakan akan memperluas lagi tanaman tersebut. Biji-biji yang dihasilkan dari bunga matahari di kebun akan digunakan sebagai bibit. 
     
Bila membeli bibit, harganya juga cukup mahal, mencapai Rp800 ribu per kilogram. Bahkan, selain dijadikan bibit, biji matahari juga bisa dijadikan sebagai minyak yang harga jualnya juga mahal.
    
Sementara itu, Penyuluh Pertanian Madya Dinas Pertanian Kota Kediri Sri Winarsih mengatakan perawatan tanaman itu sebenarnya tidak terlalu sulit. Setelah tanaman ditanam, diberi pupuk organik dan diperhatikan pengairannya.
     
"Diberi pupuk kandang dan air, itu terutama di satu bulan pertama. Masa hidup bunga ini sekitar tiga bulan, jadi di awal perawatan harus diperhatikan," katanya.
     
Untuk mengantisipasi kejahilan pengunjung, pihaknya memasang tulisan agar pengunjung ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Sumber : antarajatim.com