logo.png

Paska Lebaran Harga Kebutuhan Pokok di Kediri Mahal


Reporter : Nanang Masyhari
Paska Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Kediri Mahal
 
 

 Kediri (beritajatim.com) - Seminggu paska lebaran, harga kebutuhan pokok di Kediri masih relatif mahal, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) setempat melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional. 

Hasilnya diketahui apabila tingginya harga kebutuhan pokok dikarenakan barang yang dijual merupakan stok lama yang dikulak dengan harga tinggi, dan pedagang tidak mau rugi.

Petugas TPID yang melakukan sidak ini terdiri dari Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben), Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kediri. 
Petugas melakukan pemantauan terhadap harga kebutuhan pokok dengan berdialog dengan pedagang dan mendata harga komoditi barang yang dijual.

Dari hasil sidak diketahui, komoditi pangan dan sayuran mulai turun, namun harganya masih relatif mahal. Seperti cabe rawit semula dijual dengan harga Rp 40 ribu kini turun jadi Rp 30 ribu per kilogram. 

Bawang merah dari Rp 40 ribu kini dijual Rp 35 ribu per kilogram dan bawang putih dari Rp 33 ribu kini hanya Rp 30 ribu per kilogram.

Untuk harga telur ayam tetap dibandrol Rp 17.500 per kilogram, karena harga pakan ternak yang mahal. Sedangkan harga ayam potong turun dari Rp 38 ribu kini hanya Rp 34 ribu per kilogram dan gula putih tetap diharga tertinggi yaitu Rp 15.500 per kilogram.

“Harga kebutuhan pokok paska lebaran ini, umumnya sudah mulai turun, tetapi masih cenderung tinggi. Tingginya harga kebutuhan pokok ini karena pedagang umumnya membeli barang sudah dalam harga yang tinggi,” ujar Kepala Disperindagtamben Kota Kediri Yetti Sisworono di Pasar Setono Betek Kota Kediri, Jumat (15/7/2016).

Salah satu pedagang Sumiati, mengaku, tingginya harga kebutuhan pokok ini dikarenakan harga kulakan barang sudah mahal. Mreka tidak mungkin menurunkan harga, karena bisa merugi. Selain itu, dalam kondisi harga mahal, jumlah pembeli tetap stabil.

Guna menekan tingginya harga kebutuhan pokok, khususnya gula putih, TPID Kota Kediri akan melakukan koordinasi lebih lanjut guna mencari penyebab utamanya. Pemerintah akan lebih aktif memantau harga gula sebagaimana permintaan pedagang.

Jum'at, 15 Juli 2016


Sumber : beritajatim.com