logo.png

Dispendukcapil Kota Kediri Mencatat Dua Pernikahan Campuran Selama Semester I 2016


  • Dispendukcapil Kota Kediri Mencatat Dua Pernikahan Campuran Selama Semester I 2016
 

KBRN, Kediri: Pemerintah Kota Kediri telah berkomitmen memberikan layanan yang maksimal kepada seluruh warganya. Khususnya dalam hal pengurusan layanan  administrasi dan kependudukan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kediri.

"Sampai sekarang, kami tak henti-hentinya melayani masyarakat melalui program jemput bola. Hal itu berlaku bagi semua warga Kota Kediri baik berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) maupun asing (WNA)," kata Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Ida Indriyati, di Kediri, Minggu (17/7/2016).

Menurut dia, hingga semester I tahun 2016 Dispendukcapil Kota Kediri telah mencatat sebanyak dua pernikahan campuran antara warga asli Kediri dengan WNA. Contohnya, pada tanggal 12 Juli 2016 adanya pernikahan campuran antara pria asal Kediri dengan seorang perempuan WNA asal Filipina.

"Selain itu, sebelumnya juga ada pernikahan campuran antara warga Kediri dengan WNA asal Tiongkok," ujarnya.

Dengan demikian, tambah dia, sudah ada dua pasangan yang menikah dengan orang asing. Angka tersebut meningkat dibanding data pernikahan campuran pada tahun lalu karena saat itu tidak tercatat satupun perkawinan campuran.

"Di sisi lain, untuk menikah dengan WNA maka calon pasangan disyaratkan menganut agama yang sama," katanya.

Di samping itu, lanjut dia, mereka juga harus mempunyai surat resmi dari kedutaan negaranya di Indonesia. Bahkan, kalaupun pindahnya agama atau menjadi mualaf maka wajib mempunyai surat resmi dari pengadilan.


Sumber : rri.co.id