logo.png

Satgas GM AKSA Antisipasi Kasus Kekerasan Anak


Apel Satgas GM AKSA Kota Kediri di Halaman Balai Kota Kediri. (foto: nanang)Apel Satgas GM AKSA Kota Kediri di Halaman Balai Kota Kediri. (foto: nanang)
 
KEDIRI | duta.co - Sedikitnya 540 orang tergabung dalam Satuan Tugas Gerakan Masyarakat Anti Kekerasan Seksual Anak (Satgas GM AKSA) Kota Kediri.

Satgas ini dibentuk sebagai keprihatinan atas maraknya kasus kekerasan dan pelecehan seksual. Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar menyatakan keberadaan pemerintah tidak mampu berjalan sendiri, selain didukung Polri, Kejaksaan dan TNI, keberadaan Satgas nantinya mampu mengantisipasi dan membongkar jika terjadi kasus kekerasan kepada anak.
 
Dengan membaca ikrar, ratusan relawan Satgas GM AKSA menyatakan siap mendukung program pemerintah kota mewujudkan lingkungan yang nyaman untuk anak. 

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, selain keberadaan Polri, Kejaksaan dan TNI, maka keberadaan Satgas nantinya membantu pemerintah secara langsung dan memberikan laporan secara berkala setiap tiga bulan. Berdasarkan catatan yang diberikan, diharapkan selalu terjadi penurunan atas kasus kekerasan kepada anak,” jelas Mas Abu.
 
Kampung yang layak untuk anak dan lingkungan yang cukup nyaman serta ramah untuk bermain, menjadikan impian warga Kota Kediri untuk segera diwujudkan. 
“Kami sediakan anggaran untuk program ini di Dinas Sosial, diantaranya menyediakan ruang rehabilitasi, tenaga psikolog dan dokter,” imbuh Mas Abu. 
Sementara sebagai bentuk gebrakan awal, keberadaan satgas akan segera melakukan pendataan di masing–masing lingkungan dengan melibatkan Ketua RT, Ketua RW, LPMK dan organisasi lainnya selain didukung tenaga guru dan medis untuk memberikan edukasi.      
 
Kapolres Kediri Kota AKBP Wibowo juga menaruh harapan besar atas keberadaan satgas ini hingga kemudian dimunculkan slogan Panjalu Jayati yang diartikan siap melawan segala bentuk kejahatan dengan mengutip sejarah Kota Kediri. 
“Sebagai bentuk dukungan atas terbentuknya Satgas GM AKSA, kami sinergikan dengan program Panjalu Jayati untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di kota ini,” jelas AKBP Wibowo. 

Sumber : duta.co