logo.png

Ungkap Kejahatan Pemkot Kediri Bentuk Satgas Perlindungan Anak di Tiap RT


Surya

Ungkap Kejahatan, Pemkot Kediri Bentuk Satgas Perlindungan Anak di Tiap RT
 
surya/didik mashudi
 
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama Kapolres dan Kajari Kota Kediri memperlihatkan poster Stop Kekerasan Seksual Anak, Rabu (20/7/2016). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Untuk menekan angka kekerasan dankejahatan seksual terhadap anak, Pemkot Kediri mengukuhkan ratusan anggota satuan tugas (satgas) perlindungan anak dan perempuan.

Pengukuhan ratusan anggota satgas dilakukan Wali Kota KediriAbdullah Abu Bakar bersama pejabat Muspida di halaman BalaiKota Kediri, Rabu (20/7/2016).

Pembentukan satgas ini mengantisipasi terulangnya kembali kasus-kasus kejahatan dan kekerasan seksual yang menimpa anak-anak di Kota Kediri.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyebutkan, Kota Kediriwilayahnya kecil, namun penduduknya sangat padat.

Untuk mengawasi harus dilakukan sinergi dengan semua pihak.

Anggota satgas ini juga melibatkan jajaran kepolisian dan kejaksaan. Termasuk babinsa, babinkamtibmas, lurah, camat, guru PAUD, RT, RW dan tokoh masyarakat.

"Dengan adanya satgas permasalahan anak diharapkan akan terungkap semua," ungkapnya.

Upaya itu diharapkan dapat mewujudkan Kota Kediri yang layak anak. "Kalau ada satgas nanti diharapkan ada yang lapor dan memberi informasi sehingga kasus kekerasan anak dapat terungkap," harapnya.

Terungkapnya kasus diharapkan memberi efek jera kepada para pelakunya.

"Anggota satgas nanti bertugas memberi informasi kepada walikota setiap triwulan. Diharapkan kampung-kampung nanti menjadi tempat tinggal yang aman bagi anak-anak," ujarnya.

Ke depan, setiap RT di Kota Kediri akan memiliki relawan yang mampu memberikan perlindungan kepada anak-anak.

Pemkot Kediri juga memfasilitasi adanya hotline sehingga memudahkan masyarakat yang memberikan laporan.

Pembentukan satgas merupakan tindaklanjut dari Instruksi WaliKota Kediri No 188.55/1/419.16/2016 tentang Gerakan Masyarakat Anti Kejahatan Seksual Terhadap Anak (GM AKSA).


Sumber : surabaya.tribunnews.com