logo.png

Taman Bunga Matahari di Kota Kediri Dibanjiri Pengunjung Tapi Ada Kondisi Yang Mengecewakan . . .


Surya Malang

Taman Bunga Matahari di Kota Kediri Dibanjiri Pengunjung, Tapi Ada Kondisi Yang Mengecewakan . . .
 
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
 
Pengunjung Taman Bunga Matahari pada hari libur semakin membeludak, Minggu (24/7/2016). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Pengunjung Taman Bunga Matahari di kawasan wisata Goa Selomangleng, Kota Kediri pada hari libur semakin membeludak. Dalam sehari yang datang mencapai 3 ribu lebih pengunjung, Minggu (24/7/2016).

Para pengunjung yang datang tidak hanya dari sekitar Kediri, tapi juga luar kota. Malahan ada rombongan pengunjung dari komunitas sepeda motor dari Malang dan Madiun.

Rata-rata para pengunjung merasa sangat penasaran setelah menyaksikan foto-foto keindahan taman Bunga Matahari dari media sosial. Untuk membuktikannya, mereka datang bersama rombongan komunitasnya.

"Kami dan teman-teman penasaran, makanya kami datang untuk menyaksikan secara langsung," ungkap Anita, pengunjung (22).

Membeludaknya pengunjung juga dimanfaatkan para PKL yang banyak menggelar dagangannya di sekitar taman. Sudah ada belasan PKL yang membuka lapak untuk berjualan.

"Kami baru seminggu berjualan di sini. Hasilnya lumayan karena pengunjung sangat banyak. Wisata Goa Selomangleng saja kalah," ungkap Lastri.

Namun sayang, ada yang mengecewakan, membeludaknya pengunjung ternyata membuat tanaman Bunga Mataharimenjadi semakin tidak terawat. Karena selain sudah banyak yang mulai layu, juga banyak bunga yang rusak.

Masalah lainnya, sampah-sampah semakin banyak berserakan di areal taman bunga. Namun kondisi itu tidak menyurutkan para pengunjung untuk terus berdatangan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Feronika berkali-kali mengimbau pengunjung supaya tidak jahil merusak dan meremas bunga Matahari.

"Silakan datang untuk berfoto-foto, tapi jangan sampai merusak bunga dan tanaman," ungkapnya.

Malahan papan imbauan sudah dipasang di areal taman. Himbauannya pengunjung dilarang memetik bunga dan membuang sampah sembarangan.

Selain itu pengunjung dilarang merontokkan biji bunga matahari, menerabas rerimbunan pohon serta menjaga kebersihan dan keindahan kebun.

Taman Bunga Matahari ini ditanam di areal seluas 1.200 M2 di lahan eks tanah kas Kelurahan Pojok. Ada sekitar 6.000 tanaman yang terdiri dari tiga jenis spesies bunga Matahari.


Sumber : suryamalang.tribunnews.com