logo.png

Branding Harmoni Kediri The Service City kado terindah HUT ke-1137


 
  • Branding Harmoni Kediri The Service City,  kado terindah HUT ke-1137
 

KBRN, Kediri : Memasuki usia yang semakin matang pada tanggal 27 Juli 2016, Kota Tahu, Kediri memiliki serangkaian agenda menarik bagi masyarakat. Apabila selama ini perhelatan hari ulang tahun (HUT) Kediri hanya diperingati dua atau tiga hari, pada tahun ini tampil beda.

"Pada tahun ini, Kota Kediri berumur 1137 tahun dan itu bukan usia muda lagi. Untuk itu, sudah selayaknya kami mensyukurinya dengan menggelar acara peringatan HUT selama satu bulan," kata Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, di Kediri, Rabu (27/7/2016).

Pada HUT tersebut, ungkap dia, masyarakat di Kota Kediri juga memperoleh kado terindah berupa branding Harmoni Kediri The Service City. Branding kota yang dikenalkan Minggu (24/7/2016), saat momentum Car Free Day di Jalan Dhoho itu senada dengan langkah Pemkot Kediri untuk menjadikan Kota Kediri sebagai Kota Pelayanan.

"Sebagai contoh, kini investor yang mau masuk ke Kota Kediri juga semakin mudah. Hal itu karena kami menerapkan perizinan satu pintu," ujarnya.

Bahkan, tambah dia, kualitas perizinan di Kota Kediri merupakan Perizinan terbaik keempat di Indonesia. Kondisi itu didukung oleh kinerja Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Kediri yang telah menyederhanakan perizinan.

"Kalau awalnya ada 153 perizinan, sekarang menjadi 56 perizinan. Kami juga telah menerapkan perizinan satu pintu," katanya.

Selain itu, sebut dia, pada rangkaian peringatan HUT ke-1137 Kota Kediri, pihaknya bersama tokoh agama dan masyarakat melakukan Doa Bersama, Selasa malam (26/7/2016). Kegiatan itu merupakan agenda awal dari seluruh acara yang siap dipersembahkan bagi warga Kota Kediri.

"Dalam Doa Bersama memperingati HUT kota ini, turut hadir ratusan umat beragama. Seperti umat Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha, Konghucu dan Penganut Kepercayaan," katanya.

Dia optimistis, melalui kegiatan tersebut pihaknya berharap Kota Kediri semakin harmonis. Bahkan, sikap toleransi sesama umar beragama di daerah ini dapat semakin terjalin. Di samping itu, sekaligus mewujudkan pembangunan di Kota Kediri menjadi lebih baik dan berkelanjutan. 


Sumber : rri.co.id