20160728_101703ADAKITANEWS, Kota Kediri – DPRD Kota Kediri menggelar dengar pendapat (hearing) bersama sejumlah Satuan Kerja (Satker) dan warga RW 5 Kelurahan Semampir Kota Kediri guna membahas tindak lanjut penutupan eks Lokalisasi setempat, Kamis (28/07). Namun, ketua LPMK yang notabene meminta adanya hearing tersebut justru membatalkan dengan alasan banyak LSM yang ikut serta.

Pantauan tim adakitanews.com, pukul 09.00 Wib kurang lebih 30 warga sudah berada di gedung DPRD Kota Kediri. Sebagaimana dalam undangan, rencananya hearing akan dipimpin Komisi A DPRD setempat bersama Satker dan sejumlah warga.

Namun, ketua LPMK terpaksa membatalkan dengan alasan yang hadir bukan warga RW 5. “Kita batalkan karena Ketua RW yang mendapatkan undangan langsung dari Sekda diminta untuk membawa sejumlah 10 warga. Tapi, yang datang justru LSM – LSM yang saya tidak apa tujuannya,” kata Fajar Basuko ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMK) Semampir.

Pernyataan ini dibantah oleh Sri Harjoko Ketua Tim Penggerak Ekonomi Kreatif eks Lokalisasi Semampir. Ia mempertanyakan sikap Ketua LPMK yang dianggap tidak kooperatif terhadap warga. Dengan sikap seperti itu Harjoko bertanya-tanya tujuan dari ketua LPMK.

“Sebenarnya ini ada apa?, kami semua asli warga RW 5 Semampir. Kami hanya ingin ikut mendengarkan saja, jika ada informasi terbaru tentang tindak lanjut penutupan eks Lokalisasi ini,” ujarnya

“Kalau seperti ini, kami justru bertanya-tanya, ada misi apa sebenarnya ketua LPMK mengadakan hearing ini?,” tambah Sri Harjoko

Sementara, Harianto Ketua Komisi A DPRD Kota Kediri tetap melanjutkan agenda hearing meski tanpa dihadiri warga RW 5 Kelurahan Semampir.

Harianto mengatakan, dalam pembahasan tersebut terkait pengalihan eks lokalisasi menjadi ruang terbuka hijau. Pengalihan tersebut menurutnya akan dilaksanakan mulai tahun 2017.

“Tahun ini baru kita anggarkan dan akan dimulai pada tahun depan. Pihak Kecamatan, Kelurahan dan Bappeda memahami itu dan akan melakukan sosialisasi kepada warga utamanya RW 5 eks Lokalisasi Semampir,” terang Harianto usai memimpin agenda hearing.

 

Keterangan Gambar : Ketua LPMK (duduk menggunakan topi hitam) dan Ketua RW 5 Ananto Busro (menggunakan topi putih) membatalkan agenda hearing dengan komisi A DPRD Kota Kediri tentang tindak lanjut penutupan eks lokalisasi Semampir.(foto: zayyin)