logo.png

Wali Kota Kediri: “Pegawai Kelurahan Sekarang Pakai Lipstik dan Kantornya Sudah ber-AC”


Surya Malang

Wali Kota Kediri: “Pegawai Kelurahan Sekarang Pakai Lipstik dan Kantornya Sudah ber-AC”
 
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
 
Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Kediri 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Kantor pelayanan publik di Kota Kediri bakal terus ditingkatkan. Termasuk pelayanan di setiap kantor kelurahan dilakukan menjadi lebih nyaman.

"Kami berupaya mengubah mindset birokrat dari santai menjadi melayani. Makanya sekarang kantor kelurahan sudah ber-AC dan pegawainya memakai lipstik," ungkap Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Kediri kepada wartawan usai Launching City Branding Kota Kediri, Sabtu (30/7/2016).

Meski pelayanan yang diberikan masih belum sepenuhnya seperti di kantor perbankan, namun sudah ada upaya perbaikan. Karena masyarakat yang datang ke kantor kelurahan menjadi lebih nyaman.
Termasuk pelayanan perizinan kini semakin disederhanakan dan dipermudah. Dari semula ada 158 item perizinan, kini disederhanakan tinggal 56 izin saja.

"Kran sengaja kami buka lebar supaya banyak wirausaha yang tumbuh dan membikin usaha baru," ungkapnya.

Mempermudah perizinan ini dilakukan sesuai dengan sistem. "Yang penting syaratnya sudah lengkap dan jelas, izinnya sudah beres," tambahnya.

Sedangkan Progam Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) juga diarahkan untuk mengatasi pengangguran. Karena syarat pengerjaan proyek Prodamas tukang dan kuli harus dari Kota Kediri.

"Ini salah satu upaya kami supaya perekonomian di Kota Kediri menjadi berputar," tambahnya.

Sementara untuk memajukan pendidikan sudah direspons dengan membangun gedung perkuliahan Universitas Brawijaya (UB) di Kota Kediri. Pihak UB sendiri sudah membuka lagi pendaftaran mahasiswa baru.

Sementara pelayanan kesehatan bakal semakin ditingkatkan. Malahan seluruh puskesmas di Kota Kediri bakal buka terus selama 24 jam. Peningkatan pelayanan juga dilakukan untuk pengurusan E- KTP. Petugas malahan bakal jemput bola dengan mobil pelayanan keliling.

Namun diakui Wali Kota yang akrab disapa Mas Abu, semua sistem yang dibangun kemungkinan masih ada lubangnya. Namun pihaknya akan terus melakukan update supaya sistemnya semakin bagus.


Sumber : suryamalang.tribunnews.com