logo.png

Sambut HUT ke 1.137 Kota Kediri Beri Kemudahan Layanan Masyarakat


DetikNews

Sambut HUT ke 1.137, Kota Kediri Beri Kemudahan Layanan MasyarakatFoto: Andhika Dwi

Kediri - Di hari jadinya yang ke-1.137, Pemerintah Kota Kediri ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakatnya. Melalui branding city terbarunya, Pemkot Kediri melaunching 'Harmoni Kediri The Service City', Sabtu (30/7/2016) siang.

Melalui branding terbaru ini, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar ingin memberikan kemudahan-kemudahan dalam keharmonisan yang ada di Kota Kediri, dengan segala bentuk pelayanan terbaik bagi masyarakat .

"Pelayanan-pelayanan semua akan terus kita perbaiki. Mulai dari pelayanan Puskesmas selama 24 jam, Kantor Kelurahan yang nyaman dan gratis, hingga perizinan usaha atau izin lain tak perlu dari saya jika memang syarat dan kelengkapannya sudah beres," kata Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Dengan komitmen pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, Kota Kediri ingin menjadi kota jasa dan pendidikan, yang diharapkan mampu memberikan pelayanan bagi masyarakat, dan menjadi kota pelayanan bagi investor yang akan membuka usaha di Kota Kediri.

Dedy, salah seorang warga yang hadir dalam acara seminar Launching Branding 'Harmoni Kediri The Servidce City' berharap, Kota Kediri tidak hanya lip service semata, namun juga diwujudkan dengan nyata atas apa yang telah dipaparkan dalam seminar.

"Semoga tidak hanya ucapan yaa mas, karena jika benar service city, Kota Kediri bisa jadi contoh Kota lain dalam hal perbaikan pelayanan, apalagi soal ijin usaha, Ktp dan lain-lain," jelas Dedy yang juga pegawai bank swasta di Kota Kediri kepada detikcom

Launching branding 'Harmoni Kediri The Servis City' dilakukan bersama dengan seminar yang rencananya diikuti oleh 20 kepala daerah, bupati maupun walikota di Jawa timur. Namun karena karena Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan beberapa kepala daerah berhalangan hadir, maka seminar hanya dihadiri 7 kepala daerah. Seminar mengusung tema peran identitas kota untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional. 


Sumber : detik.com