20160804_152632ADAKITANEWS, Kota Kediri – Stadion Brawijaya akan menjadi tempat utama pagelaran Liga Santri Nusantara. Diikuti berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) mulai dari Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Jombang, Blitar, Tulungagung, hingga Malang Jawa Timur.

Bertajuk Liga Santri Walikota Kediri 16 tim resmi mengikuti pertandingan sepakbola antar Ponpes ini. Konferensi pers Stadion Brawijaya menjadi tempat technikal meeting yang dipimpin Oing Abdul Muid Koordinator Liga Santri Regional 2, Kamis (04/08).

“Di Jawa Timur kita ada lima (5) region, dan kita berada di region 2 yakni Kota Kabupaten Kediri, Kota Kabupaten Malang, Kota Kabupaten Blitar, Kota Batu, Tulungagung dan Jombang,” ujar Abdul Muid yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Kediri ini.

Sebagai dalam technical meeting tadi, pertandingan akan menggunakan sistem gugur dan akan dimulai pada tanggal 24-31 Agustus 2016. Dimana, dalam satu hari akan ada 4 pertandingan, dua pertandingan untuk pagi hari, dan dua pertandingan sore hari.

“Tujuannya tentu, kita Pondok Pesantren ingin ikut memberikan sumbangsih pada olahraga nasional, khususnya sepakbola. Bukan tidak mungkin, pemain tim nasional nanti datang dari Pondok Pesantren,” jelas Gus Muid.

Sebagaimana diketahui, Kemenpora menggandeng PBNU untuk menyelenggarakan Liga Santri Nusantara. Pada tahun ini, seribu lebih pondok pesantren se Indonesia akan ikut serta untuk menunjukkan kebolehan dalam mengolah bola.(zay)

 

Keterangan Gambar : Konferensi Pers Liga Santri Nusantara di ruang Stadion Brawijaya Kota Kediri.(foto:zayyin)