logo.png

Kediri Masuk Nominasi Daerah dengan Inflasi Terendah


ANTARA News Jawa Timur

Kediri Masuk Nominasi Daerah dengan Inflasi Terendah
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Kediri Apip Permana. (foto Asmaul Chusna)
 
 Kediri Masuk Nominasi Daerah dengan Inflasi Terendah 
 
Kediri (Antara Jatim) - Kota Kediri, Jawa Timur, mendapatkan penghargaan dari Presiden setelah masuk nominasi satu dari tiga daerah yang mampu menekan inflasi hingga terendah.
     
"Kami dengan TPID diundang terkait dengan inflasi. Kota Kediri masuk di nominasi terendah," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Kediri Apip Permana di Kediri, Jumat.
     
Ia mengatakan, penghargaan itu diberikan dalam kegiatan rapat koordinasi nasional (rakornas) ke-7 Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) 2016 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (4/8).
     
Pihaknya mengungkapkan, penghargaan itu diberikan, sebab inflasi di Kediri bisa ditekan hingga rendah. Pada 2016, inflasi di Kediri bisa ditekan hingga 0,16 persen yang merupakan angka terendah di Pulau Jawa.
     
"Yang jelas, mampu menekan angka inflasi. Di Jawa terendah, 0,16 persen. Selain Kediri, ada Jember dan Depok," ujarnya.
     
Apip mengungkapkan, turut menyumbang dengan rendahnya inflasi itu di antaranya dengan berbagai kerjasama yang dilakukan pemerintah kota baik (Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi Kediri), baik dengan badan urusan logistik (bulog) maupun Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri.
     
Salah satu kegiatan yang menonjol menekan inflasi, di antaranya adalah adanya kegiatan operasi pasar. Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat Ramadhan 2016 mengadakan operasi pasar, namun Pemerintah Kota Kediri juga memutuskan untuk mengadakan operasi pasar.
     
"Operasi pasar nampaknya efektif untuk menekan harga. Kami kerjasama dengan BI, bulog untuk mengadakan operasi pasar," katanya.
     
Apip mengatakan, penghargaan ini sangat bermanfaat untuk Kota Kediri. Dengan penghargaan tersebut, menunjukkan jika stabilitas perekonomian di Kota Kediri lebih stabil dan tetap terkendali.
     
Selain itu, adanya gejolak harga bahan pokok juga mampu ditekan seminimal mungkin, sehingga masyarakat pun tetap bisa menjangkau untuk membelinya. Kondisi tersebut membuat masyarakat di Kediri lebih tenang.
     
Pihakya akan tetap berupaya untuk terus mempertahankan penghargaan ini, dan berharap inflasi di Kediri tetap stabil. Selain perekonomian lebih stabil, dengan penghargaan ini tentunya berdampak positif bagi investasi di Kediri. Terlebih lagi, Pemkot Kediri telah menasbihkan sebagai kota jasa, sehingga dengan ekonomi yang lebih stabil dan kehidupan yang rukun, investor akan lebih tenang berinvestasi di Kediri.
     
"Kami akan terus pertahankan, jangan sampai inflasi melambung. Kami tetap akan berupaya bisa ditekan lagi, sehingga stabilitas ekonomi di Kediri tetap terkendali. Kondisi ini tentunya juga baik untuk menarik investor," ujar Apip. 

Sumber : antarajatim.com