logo.png

Pemkot Kediri Gelar Bursa Kerja untuk Menekan Pengangguran


ANTARA News Jawa Timur

Pemkot Kediri Gelar Bursa Kerja untuk Menekan Pengangguran
Pengunjung memadati bursa kerja yang digelar Pemkot Kediri, di Gedung Olahraga (GOR) Jayabaya Kediri, Selasa (9/8). (foto istimewa )
 
 "Kegiatan ini diadakan untuk mengurangi jumlah pengangguran terbuka yang ada di Kota Kediri dan sekitarnya," 
 
Kediri (Antara Jatim) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggelar kegiatan bursa kerja "Job Fair" di lokasi Gedung Olahraga (GOR) Jayabaya Kediri, Jawa Timur, sebagai upaya menekan jumlah pengangguran terbuka di kota ini yang masih sekitar 11 ribu warga.
 
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengemukakan kegiatan bursa kerja ini sebagai upaya mempertemukan antara pencari kerja dengan perusahan. Dengan itu, para pencari kerja pun bisa leluasa memilih pekerjaan yang diinginkan.
 
"Kegiatan ini diadakan untuk mengurangi jumlah pengangguran terbuka yang ada di Kota Kediri dan sekitarnya," katanya kepada wartawan ditemui dalam kegiatan tersebut, Selasa.
 
Ia juga mengimbau, para pemuda di Kota Kediri tidak hanya mengandalkan bursa kerja untuk mencari informasi peluang kerja, melainkan justru bisa menciptakan peluang tenaga kerja. Mereka bisa membuat UMKM, sehingga akan semakin meningkatkan roda pereekonomian di Kota Kediri. 
 
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kediri Dewi Sartika mengatakan kegiatan bursa kerja itu diikuti 74 perusahaan dari berbagai daerah di Jatim.
 
"Kegiatan ini kami selenggarakan selama dua hari, dan dari data yang kami dapatkan ada 4.295 lowongan yang dibutuhkan dengan berbagai macam pekerjaan," katanya.
 
Ia mengatakan, setiap perusahaan membuat kualifikasi tertentu untuk menerima calon karyawan. Selain harus membuat surat lamaran kerja secara resmi, mereka pun harus memenuhi berbagai macam persyaratan lainnya.
 
Ia menambahkan, jumlah pengangguran terbuka di Kota Kediri masih cukup besar. Pada 2014, terdapat  10,16 persen dari jumlah penduduk dan berkurang pada 2015 menjadi 8,79 persen atau sekitar 11 ribu orang.
 
"Jumlah pengangguran di Kediri ini sudah berkurang dan sekarang tinggal 11 ribu penduduk. Secara usia, mereka pun masih berusia produktif," ujarnya.
 
Ia juga mengatakan, disnakertrans memang berharap kegiatan ini bisa bermanfaat, terlebih lagi mereka yang mencari kerja. Dinas juga mengadakan seminar terkait dengan kerja, sehingga akan semakin menambah referensi bagi pencari kerja.
 
Selain itu, disnakertrans juga memberikan pelayanan bagi pencari kerja yang mencari kartu kuning di sekitar lokasi bursa kerja. Dengan pelayanan itu, akan semakin memudahkan bagi pencari kerja untuk melengkapi berbagai persyaratan melamar pekerjaan.

Sumber : antarajatim.com