logo.png

Wawali Kediri Minta Pegawai Tingkatkan Kualitas Kerja


ANTARA News Jawa Timur

 
 "Untuk menciptakan birokrasi yang profesional diperlukan upaya yang luar biasa, menata ulang proses birokrasi dan aparaturnya dari tingkat tertinggi hingga terendah. Upaya tersebut diwujudkan dalam satu perubahan paradigma yang memberikan kemungkinan ditemukannya trobosan baru,"
 
Kediri (Antara Jatim) - Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah meminta pegawai di kota ini untuk meningkatkan kualitas kerjanya, sebagai upaya meningkatkan pelayanan yang lebih baik pada masyarakat. 
     
"Untuk menciptakan birokrasi yang profesional diperlukan upaya yang luar biasa, menata ulang proses birokrasi dan aparaturnya dari tingkat tertinggi hingga terendah. Upaya tersebut diwujudkan dalam satu perubahan paradigma yang memberikan kemungkinan ditemukannya trobosan baru," katanya ditemui dalam kegiatan Gelar Budaya Kerja 2016 di Balai Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa.
     
Ia mengatakan, perubahan paradigma itu bisa dilakukan dengan perubahan pola pikir dan budaya kerja dalam kebijakan reformasi birokrasi. Dengan itu, semangat kerja dari para pegawai menjadi lebih tinggi, sehingga bisa meningkatkan pelayanan pada masyarakat. 
     
Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Pemkot Kediri Edy Yuwono mengatakan kegiatan gelar budaya kerja diadakan sebagai upaya agar kualitas budaya kerja di setiap instansi menjadi lebih berkualitas lagi.  
     
Dengan kegiatan ini, setiap instansi memaparkan berbagai masalah serta solusi di masing-masing instansi tempat mereka bekerja. Setiap peserta yang terdiri dari masing-masing instansi di Kota Kediri saling menunjukkan program mereka serta berbagai langkah yang dilakukan ketika ada masalah.
     
"Acara ini diadakan untuk meningkatkan kualitas budaya kerja di instansi masing-masing dalam melaksanakan tugas terutama memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.
     
Ia menambahkan, kegiatan ini juga untuk menyaring peserta. Nantinya, yang mendapatkan juara pertama akan mewakili Kota Kediri mengikuti lomba gelar budaya kerja tingkat Provinsi Jawa Timur.
     
Sementara itu, dalam Gelar Budaya Kerja 2016 tersebut diikuti sebanyak empat kelompok budaya kerja (KBK). Masing-masing kelompok tersebut maksimal terdiri dari 10 orang dan diberi waktu 30 menit untuk memaparkan hasil analisanya. 
     
Sedangkan, empat KBK tersebut antara lain KBK Ceria dari Dispenda, KBK Melati Satpol PP, KBK Berlian RSUD Gambiran, dan KBK CP JOSS dari Puskesmas Campurejo, Kota Kediri. Dalam acara tersebut mendatangkan dua dewan juri dari Pemprov Jatim serta swasta.

Sumber : antarajatim.com