logo.png

Eks Lokalisasi Semampir Kediri akan Disulap Jadi RTH?



 

 

 

Kediri (beritajatim.com)-- Ratusan warga yang menghuni eks lokalisasi Semampir Kota Kediri, tepatnya di RW 5 akan gelar rembug warga. Pertemuan tersebut rencananya membahas aspirasi ke depan atas pemanfaatan aset Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH).

"Rembug warga ini akan kami gelar untuk menggali keinginan secara menyeluruh atas rencana pemanfaatan aset oleh Pemerintah Kota Kediri. Meskipun ini aset pemerintah, tetapi kami perlu berembuk, karena selama ini menempatinya," kata NN, salah seorang warga, Rabu (10/8/2016).

Sementara itu, Pemkot Kediri telah mengirimkan surat ke sejumlah RT atas rencana pemanfaat aset di eks lokalisasi Semampir tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kelurahan Semampir Kota Kediri Mohamad Ayub.

"Sampai sejauh ini kami belum mengetahui pasti apakah aset tanah di kawasan RW 5 Semampir itu dipakai RTH atau tidak. Hingga kini Pemerintah Kota telah berkirim surat atas rencana pemanfaatan aset itu," ujar Ayub.

Ayub mengungkapkan setidaknya ada 228 KK atau sekitar 600 warga yang berada di RW 5, masing-masing RT29/30/31/32. Di samping itu, sejumlah warga juga telah melakukan pengisian data untuk bisa menempati rusunawa yang telah dimiliki Pemkot Kediri.

Secara terpisah, Ketua Komisi A DPRD Kota Kediri Hariono mengatakan, bila Pemkot Kediri pada tahun anggaran ini memastikan akan memanfaatkan wilayah RW 5 Semampir untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Untuk diketahui, Pemkot Kediri sudah menutup lokalisasi Semampir sejak 2004 silam. Pemkot di bawah kepemimpinan Walikota Abdullah Abu Bakar sempat mewacanakan untuk melakukan alih fungsi bekas lokalisasi itu menjadi pusat kuliner. Mengingat kawasan pelacuran itu menjadi aset pemkot.

Selain melakukan alih fungsi tempat, Pemkot Kediri juga melakukan program alih profesi warga penghuni lokalisasi. Mereka diajari keterampilan menjahit. Tetapi kenyataan, selama program berjalan, aktivitas pelacuran masih berlangsung.

Bahkan, DPD Hizbut Tahrir (HTI) Kota Kediri menyorotinya. HTI minta komitmen Pemkot Kediri untuk memberantas pelacuran di Kota Kediri, khususnya di eks lokalisasi Semampir. Sementara itu, belakangan muncul wacana alih fungsi eks lokalisasi Semampir menjadi RTH. 


Sumber : beritajatim.com