logo.png

Latihan Perang TNI Angkatan Udara Madiun Hambat Impian Kediri Menjadi Kota Jasa


  • Latihan Perang TNI Angkatan Udara Madiun Hambat Impian Kediri Menjadi Kota Jasa
 

KBRN, Kediri : Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri mengaku kecewa terhadap latihan perang TNI Angkatan Udara (AU) Madiun karena sampai sekarang tetap menjadikan langit Kota Kediri sebagai zona latihan perangnya.

"Tak jarang, sejumlah pesawat tampak lalu-lalang di atas rumah penduduk. Biasanya hal itu terjadi pada pagi hari," kata Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, usai menghadiri Peringatan HUT ke-1137 Kota Kediri bertajuk Romansa Kediriku, di Stadion Brawijaya Kediri, Rabu malam (10/8/2016).

Bahkan, jelas dia, beberapa pilot ada yang menerbangkan pesawatnya rendah sehingga sangat menakutkan warga Kota Kediri. Apalagi, suara bising pesawat juga mengkhawatirkan masyarakat yang sedang beraktivitas.

"Untuk itu, kami sedang bersinergi dengan seluruh kepala daerah di Karesidenan Kediri agar TNI AU Madiun segera mengalihkan zona latihan perangnya ke laut saja," ujarnya.

Selain masyarakat, tambah dia, selama ini kalangan pengusaha juga banyak yang mengeluhkan. Bahkan, mereka khawatir aktivitas udara itu dapat menghambat impian Kota Tahu menjadi Kota Jasa.

"Padahal, kami punya impian bahwa di sini akan dibangun sejumlah infrastruktur termasuk hunian vertikal seperti apartemen maupun gedung perkantoran," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, beberapa waktu lalu pihaknya sempat menolak keinginan investor yang ingin membangun pertokoan di bidang Teknologi Informasi (TI) setinggi 24 lantai. Namun, karena terbentur oleh aturan yang ada maka salah satu penanam modal itu hanya bisa  membangun sampai delapan lantai.

"Nah, masalah seperti inilah yang kerap terjadi saat ini. Apalagi, memang di Kediri banyak calon investor yang datang tetapi bisnis mereka belum bisa berjalan maksimal," katanya. 


Sumber : rri.co.id