logo.png

Kota Kediri Menggelar Parade Budaya Nusantara "Nite Carnival"


ANTARA News Jawa Timur

  Kota Kediri Menggelar Parade Budaya Nusantara
Sejumlah pejabat Kota Kediri dalam kegiatan Parade Budaya Nusantara "Nite Carnival", Sabtu (13/8) malam. (foto istimewa )
 
 "Kami menggelar acara ini sebagai upaya melestarikan budaya dan kesenian daerah. Ada banyak yang kami sajikan dalam kegiatan ini," 
 
Kediri (Antara Jatim) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menggelar kegiatan parade budaya nusantara "nite carnival" pada Sabtu (13/8)  sebagai upaya mengenalkan kesenian daerah pada masyarakat luas serta melestarikannya.
     
"Kami menggelar acara ini sebagai upaya melestarikan budaya dan kesenian daerah. Ada banyak yang kami sajikan dalam kegiatan ini," kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri Nur Mukhyar di Kediri, Minggu.
     
Kegiatan parade budaya nusantara tersebut merupakan rangkaian memperingati hari ulang tahun ke-1137 Kota Kediri. Kegiatan itu sengaja digelar pada malam hari, agar suasana lebih meriah, dan cuaca pun  lebih sejuk.
     
Hujan deras sempat terjadi hingga beberapa jam. Namun, setelah cuaca agak reda parade budaya nusantara yang dikemas dengan acara "nite carnival"  digelar dan berlangsung dengan lancar.
     
Kegiatan itu diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai rombongan. Parade diawali dengan barisan sepeda motor untuk mengawali jalannya kegiatan. Setelah itu, rombongan belakangnya merupakan barisan dari drumband, yang merupakan suguhan dari pelajar asal Kota Kediri. 
     
Barisan kemudian dilanjutkan dengan pasukan pengibar bendera pusaka, rombongan yang membawa prasasti, barisan pejabat di Kediri, lalu barisan perempuan asal Kediri yang memeragakan tarian DewiSonggo Langit, rombongan sejumlah instansi swasta maupun pemerintah lainnya.
     
Selain itu, juga masih terdapat barisan rombongan kesenian wayang, hingga berbagai macam mobil hias dan remaja putri yang berhias. Mereka konvoi sepanjang jalan dimulai dari Stadion Brawijaya, Kediri, dan berakhir di Balai Kota Kediri, sekitar 4 kilometer.
     
"Kami libatkan semua pihak baik dari jajaran pemerintah maupun masyarakat luas. Kami ingin semua menyatu dan memeriahkan acara ini," kata Nur. 
     
Sebelumnya, pemerintah kota juga menggelar kegiatan bertajuk "Romansa Kediriku". Sejumlah kegiatan digelar dalam kegiatan ini, termasuk atraksi tarian DewiSonggo Langit yang diikuti ratusan pelajar asal Kota Kediri. 
     
Kegiatan ini juga berlangsung di area Stadion Brawijaya, dan disuguhkan dalam rangka untuk mengenalkan serta menarik minat masyarakat agar terus melesatarikan kesenian daerah.
     
Selain acara tarian itu, juga digelar pameran UMKM yang diikuti puluhan UMKM baik dari Kota Kediri maupun luar kota. Setiap UMKM mengenalkan dan menyajikan berbagai produk unggulan mereka baik baju, berbagai peralatan rumah tangga, produk makanan maupun minuman.
     
Sejumlah artis ibukota juga hadir memeriahkan acara tersebut, seperti grup band Armada serta Didi Kempot. Mereka menyajikan berbagai lagu untuk menghibur masyarakat. 
     
Dalam perayaan ulang tahun ini, Pemerintah Kota Kediri berkomitmen mengadakan kegiatan perayaan hingga satu bulan, dengan harapan roda perekonomian masyarakat bisa menjadi lebih bergerak dan mereka pun terhibur.

Sumber : antarajatim.com