logo.png

Puluhan UMKM Ikuti Gebyar Produk Unggulan Daerah


ANTARA News Jawa Timur

 Puluhan UMKM Ikuti Gebyar Produk Unggulan Daerah
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meninjau salah satu stand di lokasi gebyar produk unggulan daerah di sebuah pusat perbelanjaan Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (19/8). (foto Asmaul Chusna)
 
 "Kami ada 30 stand yang diikuti dari berbagai produk UMKM. Selain beberapa daerah di Jatim, kami juga mengundang beberapa provinsi lainnya misalnya Jawa Tengah, Jawa Barat dan luar Pulau Jawa," 
 
Kediri (Antara Jatim) - Puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Jawa Timur, mengikuti kegiatan produk unggulan daerah di Kota Kediri, sebagai upaya mengenalkan berbagai produk andalan dari masing-masing daerah.
     
"Kami ada 30 stand yang diikuti dari berbagai produk UMKM. Selain beberapa daerah di Jatim, kami juga mengundang beberapa provinsi lainnya misalnya Jawa Tengah, Jawa Barat dan luar Pulau Jawa," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi Kota Kediri  Yetti Sisworini di Kediri, Jumat sore.
     
Ia mengatakan, produk unggulan daerah ini sengaja digelar dengan melibatkan berbagai produk UMKM dari daerah lain misalnya Kabupaten Blitar, Kediri, dan berbagai daerah lainnya. Dengan itu, pemilik UMKM bisa saling bertukar informasi tentang produknya. Acara ini digelar mulai 19-21 Agustus 2016.
     
"Dengan itu, wawasan menjadi bertambah dan bisa saling bertukar pendapat. Untuk itu, di Kediri harus ada pameran seperti ini," ujarnya.
     
Jenis produknya, Yetti menyebut beragam, misalnya dari produk kulit imitasi, tas, kain, kaos, beragam mani-manik, hingga makanan. Mereka diminta agar produk yang dikirim beragam, sesuai dengan potensi masing-masing daerah.
     
Pihaknya juga menegaskan, acara pameran ini juga sengaja digelar di pusat perbelanjaan. Para pengunjung di pusat perbelanjaan dari berbagai kalangan dan daerah, sehingga diharapkan ketika mereka berbelanja juga melihat isi dari pameran.
    
Ketika pembeli dari berbagai daerah itu sudah masuk ke pameran, mereka tentunya melihat berbagai stand, sehingga pengunjung pun akan tahu produk yang dijual. Diharapkan, ke depan perkembangan masing-masing UMKM bisa lebih lancar.
    
Sementara itu, sejumlah pengelola UMKM yang ikut pameran mengaku senang bisa terlibat dalam acara ini. Seperti yang diungkapkan oleh Hendro, dari Kabupaten Blitar.
     
Ia membawa beras cerdas yang terbuat dari olahan ketela serta beragam produk dari ketela pohon lainnya. Produk itu dikemas dengan baik dan bersih, sehingga menarik.
     
"Saya beberapa kali ikut pameran. Di Kediri, pameran cukup bagus," katanya.
     
Ia juga mengaku omzet saat pameran tidak selalu bisa optimal, dan terkadang sepi. Namun, ia tidak putus asa dan tetap berupaya untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih besar.
     
Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri Eko Harianto juga mengatakan adanya acara gebyar produk unggulan ini tentunya memberikan kesempatan bagi UMKM di Kota Kediri untuk bisa menunjukkan produknya.  
     
"Kami juga sering ikuti pameran, dan ini tentunya bagus untuk usaha ini. Selama ini, omzet juga semakin bagus, sebab sering ikut pameran, jadi banyak warga yang tahu, dan akhirnya pesan," kata Eko. 
     
Kegiatan pameran itu digelar di halaman pusat perbelanjaaan tersebut. Selain ada gebyar produk unggulan, juga terdapat acara pameran seni, hingga festival tahu. 

Sumber : antarajatim.com