logo.png

Wali Kota Inginkan UMKM di Kediri Semakin Maju


ANTARA News Jawa Timur

Wali Kota Inginkan UMKM di Kediri Semakin Maju
Sejumlah anggota PKK menjaga stand produk UMKM di pasar murah, Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (3/9) malam. (foto Asmaul Chusna)
 
 "Kami ingin mengajak seluruh warga untuk bersama-sama memajukan Kediri, membangun Kota Kediri, berpartisipasi. Khusus untuk ekonomi, saya meminta pengurus RT maupun RW supaya UMKM bisa berjalan dengan bagus," 
 
Kediri (Antara Jatim) - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menginginkan agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK) di Kota Kediri, Jawa Timur, bisa terus maju, salah satunya dengan aktif menggelar pasar murah.
     
"Kami ingin mengajak seluruh warga untuk bersama-sama memajukan Kediri, membangun Kota Kediri, berpartisipasi. Khusus untuk ekonomi, saya meminta pengurus RT maupun RW supaya UMKM bisa berjalan dengan bagus," katanya saat membuka kegiatan pasar murah di Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota, Kediri, Sabtu malam.
     
Pihaknya menilai, dengan adanya usaha yang sungguh-sungguh untuk memajukan daerah, terutama UMKM, tentunya bisa memajukan warga sekitar. Pereekonomian di daerah juga bisa menjadi lebih baik.
     
Di Kota Kediri, jumlah UMKM juga terus meningkat. Pada 2014, UMKM terdata sekitar 26.000 usaha, namun naik pada 2015 menjadi sekitar 31.000 usaha. 
     
Selain itu, ia juga berharap partisipasi warga menjadi lebih aktif. Pemerintah saat ini telah membuat program pemberdayaan masyarakat (Prodamas) 2016, dengan memberikan anggaran Rp50 juta per RT per tahun. Selain untuk pembangunan fisik, juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sosial di setiap RT. 
     
Ia pun berharap, dalam memajukan perekonomian di Kota Kediri, seluruh unsur masyarakat harus bersatu padu dan tidak saling membeda-bedakan antara satu daerah dengan daerah lainnya. Justru, dengan adanya program yang berbeda bisa saling adopsi satu daerah dengan lainnya. 
     
Pihaknya juga mengapresiasi kegiatan pasar murah yang diselenggarakan di daerah ini. Dengan kegiatan tersebut, masyarakat bisa sejahtera dan roda perekonimian juga berkembang.
     
"Kami berharap lebih kreatif, dan kegiatan ini luar biasa. Semakin lama semakin baik dan sejahtera warganya," ujarnya. 
     
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga sempat menanyakan soal PBB di daerah ini, dan ternyata bisa menyumbang hingga Rp800 juta selama setahun. Namun, di daerah ini pemerintah mengucurkan hingga Rp1,2 juta untuk prodamas.
     
Ia berharap, dana yang diberikan pemerintah bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Selain memperbaiki sarana dan prasarana, diharapkan juga bisa menggerekkan roda perekonomian di daerah.
     
Ninik, salah seorang pengunjung di lokasi pameran itu berharap kegiatan ini bisa dilakukan rutin. Ia bisa melihat berbagai macam produk unggulan di daerah ini.
     
"Kalau dengan pameran, beragam produk unggulan ada. Selain makanan ada juga kerajinan tangan, jadi bebas memilih produk yang disukai," kata Ninik. 
     
Kegiatan pasar murah itu diselengarakan perangkat kelurahan setempat, Sabtu-Minggu (3-4/9). Kegiatan ini diikuti puluhan UMKM di daerah itu. Selain menjual makanan, juga terdapat beragam produk lain yang ditawarkan misalnya baju maupun kerajinan tangan. 
    
Kegiatan itu juga memperingati Hari Kemerdekaan ke-71 RI. Selain pameran produk UMKM, juga terdapat berbagai macam lomba serta jalan sehat lingkungan dengan memperebutkan sejumlah hadiah. Diharapkan, kegiatan ini juga bisa untuk memupuk rasa nasionalisme di antara warga. 
     
Adanya acara itu juga membuat arus lalu lintas terkendala untuk sementara waktu. Jalur yang ditempati kegiatan itu terpaksa ditutup sementara waktu, sehingga pengguna jalan harus mencari jalur alternatif. 

Sumber : antarajatim.com