logo.png

Penundaan Pencairan DAU Tak Pengaruhi Pembangunan Kampus 3 UB di Kota Kediri


 

KBRN, Kediri: Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar optimistis kebijakan Kementerian Keuangan dengan menunda pencairan Dana Alokasi Umum (DAU) hingga empat bulan mendatang tak akan mempengaruhi pembangunan Kampus 3 Universitas Brawijaya (UB) Malang di Kota Tahu.


"Bagi kami, tidak masalah ada penundaan pencairan DAU bagi kota ini. Apalagi, sejak awal kami berkomitmen membangun Kampus 3 Universitas Brawijaya ini dengan konsep bangun tumbuh," kata Abdullah, ditemui di Kediri, Senin (5/9/2016).

Melalui konsep itu, jelas dia, jikalau suatu waktu Pemkot Kediri tidak memiliki dana lagi untuk meneruskan pembangunan Kampus 3 UB maka proyek itu memang harus berhenti sementara. Namun, ketika dananya ada maka realisasi pembangunannya harus berlanjut.

"Mengenai status bangunan itu sendiri, bisa dikatakan pihak Universitas Brawijaya sedang pinjam pakai dan peruntukannya selama lima tahun," ujarnya.

Penyebabnya, tambah dia, pada saat ini manajemen kampus itu memang tidak memiliki dana untuk membangun gedung baru. Sementara itu, bagi Pemkot Kediri sendiri upaya pembangunan gedung Kampus 3 UB di Kota Tahu bukan menjadi masalah.

"Dengan anggaran dana senilai Rp 19 miliar maka bangunan gedung tersebut menjadi aset dan investasi jangka panjang bagi Pemkot Kediri. Khususnya di bidang pendidikan," katanya.

Ke depan, yakin dia, apabila selama lima tahun mendatang masyarakat sudah tidak lagi meminati perguruan tinggi negeri itu maka bangunan yang berlokasi di Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto itu bisa dimanfaatkan untuk hal lain. Akan tetapi, pihaknya menilai siapa pun kepala daerah di kota ini sudah bisa dipastikan bakal meneruskan pembangunan kampus 3 Universitas Brawijaya.

"Kami tidak berharap keuntungan apa-apa dari pembangunan Kampus 3 UB di Kediri. Kami hanya ingin perwujudannya dapat menumbuhkembangkan ekonomi mikro di kota ini," katanya.

Namun, harap dia, idealnya realisasi pembangunan Kampus 3 UB di Kediri bisa lebih bagus dibandingkan di Malang. Di sisi lain, pada tahun akademik 2016/2017 total mahasiswa baru di kampus UB di Kediri mencapai 323 mahasiswa.

"Bahkan, ratusan mahasiswa baru itu telah mengikuti Masa Pengenalan Kehidupan Kampus yang diadakan di Aula SMK Negeri 1 Kediri, Jumat (2/9/2016)," katanya.


Sumber : rri.co.id