logo.png

Kota Kediri Bangun Taman Kota Wujudkan Program Harmoni


Design Taman Sekartaji kini dalam proses pengerjaan (foto: humas pemkot). Design Taman Sekartaji kini dalam proses pengerjaan (foto: humas pemkot).
 
KEDIRI | duta.co - Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dalam bulan ini gencar melakukan pembangunan seiring dengan program Harmoni The Service City. Usai peresmian pembangunan Kampus 3 Universitas Brawijaya yang menelan biaya sebesar Rp.19 milyar, selanjutnya fokus pada pembangunan dua lokasi ruang terbuka hijau (RTH) yaitu di Taman Sekartaji dan Taman PK Bangsa berhadapan dengan makam pahlawan. 

Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan (DKP) Didik Catur dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (8/9), berharap keberadaan taman tersebut mampu mempercantik kota dalam rangka mendukung program pemerintah daerah.
 
Meski sempat tertunda pengerjaan dan muncul beragam kritik, pemerintah kota menunjukkan eksistensinya dengan melakukan pembangunan sesuai rencana tata kota. Mulai dari sektor kesehatan dengan diteruskan pembangunan RSUD Gambiran II sempat berhenti tiga tahun, kini mendapat suntikan dana Rp.42 milyar, kemudian di sektor pendidikan dengan dibangunnya kampus 3 UB diharapkan berdampak positif bagi warga kota demikian juga dibangunnya dua taman kota, Taman Sekartaji dan Memorial Park.

?
 
Terkait keberadaan Taman, Kepala DKP Didik Catur menegaskan kedua bangunan tersebut akan terselesaikan pada tahun ini dan wujud bangunan tersebut berdasarkan kajian dibuat Institut Tekhnologi Surabaya (ITS) dengan menyesuaikan kebutuhan warga Kota Kediri. 

“Ada ruang keluarga, wahana untuk anak - anak dan terutama untuk mengabadikan diri seperti ingin foto selfie,” jelas Didik Catur.
 
Meski demikian, Kepala DKP mengaku selain Taman Sekartaji menelan anggaran sebesar Rp.5,76 miliar, pihak Pemkot belum berani memberikan nama untuk taman yang berada persis di depan Makam Pahlawan menghabiskan dana sebesar Rp.3,85 miliar. 
“Gambarannya taman tersebut juga sebagai penghargaan kepada para pahlawan yang tak ternilai jasanya. Makanya kami membuka diri, bila ada usulan nama pada taman tersebut,” jelas Didik Catur.
 
Pemerintah kota melalui Kabag Humas Protokol, Apip Permana berharap atas pembangunan yang kini dilaksanakan baik di sektor kesehatan, pendidikan, saluran hingga RTH, menunjukkan keseriusan atas pertanyaan masyarakat yang ingin mendapatkan fasilitas yang lebih layak. 

“Tentunya dengan dibangunnya sejumlah proyek akan berdampak pada ekonomi di masyarakat dan menjadikan Kota Kediri siap bersaing dengan kota - kota lain di Indonesia,” jelas Apip Permana saat ditemui di ruang kerjanya.

Sumber : duta.co