logo.png

Wali Kota Kediri Hibur Pasien Tumor Payudara Begini Suasananya . . .


Wali Kota Kediri Hibur Pasien Tumor Payudara, Begini Suasananya . . .
 
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
 
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar membesuk Ny Astutik, pasien tumor payudara yang telah dioperasi di RSUD Gambiran, Kamis (8/9/2016). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Ny Astutik (60) pasien tumor payudara yang dijemput Wali Kota Kediri telah menjalani operasi pengangkatan tumor di RSUD Gambiran. Operasi berjalan lancar dan pasien masih menjalani perawatan.

Sehari pasca operasi, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyambangi Ny Astutik yang dirawat di Kamar Flamboyan II B RSUD Gambiran, Kamis (8/9/2016).

Saat dikunjungi Wali kota, terlihat suasana haru dan bahagia terpancar dari wajah Ny Astutik, warga Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota Kediri.

Astutik sesekali tertawa saat berbincang dengan Mas Abu sapaan akrab Wali Kota Kediri. Kondisi itu sangat berbeda saat Ny Astutik dijemput Wali Kota dari rumahnya untuk dibawa ke RSUD Gambiran.

“Gimana bu keadaannya? Sudah lebih baik?,” tanya Mas Abu saat menyapa Ny Astutik yang duduk di tempat tidurnya.

Dalam percakapannya sesekali Mas Abu mengeluarkan candaan untuk mencairkan suasana.

“Sekarang bu Astutik sudah bisa gendong cucunya lagi,” ujar Mas Abu sambil tersenyum.

Sembari menahan sakit usai menjalani operasi, Astutik mengucapkan terima kasih kepada Mas Abu dan seluruh petugas RSUD Gambiran.

“Alhamdulillah sudah lebih baik Pak Wali, saya berterima kasih kepada Pak Wali, dokter dan semuanya,” jawab Ny Astutik, yang telah memiliki 10 cucu.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga mengucapkan terima kasih kepada RSUD Gambiran. Semoga tidak ada lagi warga Kota Kediri yang memiliki penyakit yang sama dengan Ny Astutik.

“Saya berterima kasih atas pelayanan RSUD Gambiran yang sangat baik dan cepat, mudah-mudahan tidak ada lagi warga yang terkena musibah seperti ini,” ungkapnya.

Mas Abu juga mengatakan menurut dr Edo yang menangani Astutik, kondisi Ny Astutik masih terus dipantau, karena hasilnya masih dicek di laboratorium.

“Sekarang tinggal menunggu hasil laboratoriumnya, tapi tim dokter selalu memantau supaya bu Astutik mendapat pelayanan yang tepat,” ungkapnya.

Mas Abu mengharapkan semua warga Kota Kediri yang kurang mampu untuk mempunyai Jamkesda, Jamkesmas atau BPJS.

“Saya harap semua warga yang tidak mampu harus punya Jamkesda, Jamkesmas atau BPJS, jangan sampai tidak punya. Karena pemerintah akan membiayai rumah sakit dan pelayanan pasien dari bantuan tersebut,” jelasnya.


Sumber : suryamalang.tribunnews.com