logo.png

Wali Kota Minta Guru Tidak Buta Teknologi


ANTARA News Jawa Timur

Wali Kota Minta Guru Tidak Buta Teknologi
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. (foto Asmaul Chusna)
 
"Guru harus berkompetensi dan tanggap perkembangan zaman. Sekarang anak-anak pintar dan ada tantangan baru. Banyak anak di rumah diberi telepon seluler, maka harus tanggap teknologi supaya bisa mendidik anak-anak,"
 
Kediri (Antara Jatim) - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meminta guru yang mengajar taman kanak-kanak (TK) atau pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak buta  kemajuan teknologi tapi tanggap agar bisa mendampingi anak-anak dengan baik.
 
"Guru harus berkompetensi dan tanggap perkembangan zaman. Sekarang anak-anak pintar dan ada tantangan baru. Banyak anak di rumah diberi telepon seluler, maka harus tanggap teknologi supaya bisa mendidik anak-anak," katanya dalam kegiatan konferensi Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) 2016 Kota Kediri di gedung Pabrik Gula Pesantren Baru, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis.
 
Ia pun meminta agar guru juga mengajarkan kesalehan sosial. Mereka harus dilatih sejak dini untuk peka dan peduli pada lingkungan di sekitarnya. Selain itu, guru juga diharapkan bisa mengajarkan doa-doa pada anak-anak.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto mengatakan pemerintah sudah membuat program untuk meningkatkan kualitas para guru TK-PAUD  di Kota Kediri. 
 
"Pada 2017, Dinas Pendidikan Kota Kediri berencana membuat berbagai macam pelatihan dan kompetensi guru. Program itu diharapkan bisa meningkatkan kualitas guru menjadi lebih baik dan bukan soal fisik yang baik," katanya.
 
di Kota Kediri, secara total terdapat sekitar 200 sekolah TK maupun PAUD. Dari jumlah sekolah itu, terdapat sekitar 660 orang guru yang mengajar. 

Sumber : antarajatim.com