logo.png

Wali Kota Ajak Pemuda Bangun Kediri


ANTARA News Jawa Timur

 Wali Kota Ajak Pemuda Bangun Kediri
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dengan sejumlah pemuda Kediri, Minggu (18/9). (foto Asmaul Chusna)
 
 "Kami ingin sinergi dengan pemuda, membantu pemkot untuk memajukan Kota Kediri. Kami khawatirkan ide-ide kreatif dan produktif mereka tidak tertangkap (oleh Pemkot Kediri)," 
 
Kediri, (Antara Jatim) - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengajak para pemuda di Kota Kediri, Jatim berdiskusi dengan membangun kota ini menjadi lebih maju dan baik.

"Kami ingin sinergi dengan pemuda, membantu pemkot untuk memajukan Kota Kediri. Kami khawatirkan ide-ide kreatif dan produktif mereka tidak tertangkap (oleh Pemkot Kediri)," katanya di Kediri, Minggu.

Wali Kota yang ditemui dalam kegiatan pertemuan dengan para pemuda Kediri tersebut, mengatakan pemerintah memang sengaja mengadakan komunikasi dengan para pemuda. Diskusi dengan berbagai tema dilakukan antara para pemuda dengan Wali Kota Kediri.

Sebelumnya, untuk warga Kota Kediri sudah ada kegiatan tersendiri yaitu "kopi tahu" yang isinya dialog dengan warga. Di kegiatan kopi tahu, wali Kota juga berdialog dengan warga terkait dengan berbagai masalah, keluhan, maupun masukan demi pembangunan Kota Kediri menjadi lebih baik.

Wali Kota juga meyakinkan, dengan mengadakan diskusi dengan para pemuda tersebut, ide yang mereka keluarkan tentunya bisa berdampak positif bagi pembangunan Kota Kediri.

Banyak hasil kreativitas dan prestasi ditorehkan, misalnya, olahraga, pendidikan, yang juga membanggakan Kota Kediri. Bahkan, sudah banyak hasil kreativitas para pelajar SMK di Kota Kediri yang berhasil mengharumkan nama Kediri di berbagai kompetisi baik lokal hingga nasional, namun Wali Kota berharap ada sesuatu yang lebih istimewa lagi.

Salah satu ide yang dibahas adalah kegiatan menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2016. Dalam diskusi itu, biasanya kegiatan yang paling sering dilakukan hanya sumpah pemuda, namun Wali Kota ingin ada kegiatan lainnya yang lebih meningkatkan peran para pemuda, sehingga mereka juga bisa mengekspresikan diri dengan berbagai hasil karyanya. Ide yang yang sempat muncul adanya "ekspo" yang melibatkan para pemuda.

"Masukan ekspo bagus, sebab selama ini upacara. Nanti yang mengisi mereka ide juga dari mereka. Mudah-mudahan tahun ini," ujarnya.

Siswanto, salah seorang pemuda yang ikut acara tersebut berharap kegiatan seperti ekspo bisa diwujudkan oleh pemerintah. Dengan itu, semua kreativitas pemuda baik pelajar maupun mahasiswa bisa terekspos.

"Kami mendukung adanya ekspo. Nanti berbagai komunitas bisa menyalurkan aspirasinya di ekspo tersebut," katanya.

Hima, peserta lainnya menambahkan adanya pekan pemuda juga menarik. Bukan hanya soal ekspo, melainkan beragam kegiatan kepemudaan lainnya, misalnya, napak tilas Kediri-Bajulan. Kegiatan ini sudah menjadi "ikon" bagi Kota Kediri dengan rute perjalanan yang pernah ditempuh Jenderal Sudirman saat menghadapi penjajah.

Hima berharap, berbagai program yang dibuat pemerintah nantinya bisa dikemas menjadi lebih menarik, sehingga juga mempunyai kualitas yang lebih bagus.

"Kami berharap berbagai kegiatan, misalnya, napak tilas dikemas lebih menarik. Kegiatan itu sudah menjadi 'ikon' khusus Kota Kediri," imbuhnya.

Acara tersebut dihadiri puluhan pemuda dari berbagai komunitas. Pertemaun dilakukan dengan santai di Balai Kota Kediri.

Sumber : antarajatim.com