logo.png

TNI Bangun Fasilitas Umum di Kediri


ANTARA News Jawa Timur

 TNI Bangun Fasilitas Umum di Kediri
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat memeriksa pasukan dalam kegiatan pembukaan TMMD ke-97 tahun 2016 di wilayah Kodim 0809/Kediri, Kelurahan Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Selasa (20/9). (foto Asmaul Chusna)
 
 "Ini nanti yang dibangun ada jalan, mushala, itu beberapa yang fisiknya. Yang nonfisik ada juga, misalnya penyuluhan tentang narkoba," 
 
Kediri (Antara Jatim) - Personel TNI dari Kodim 0809/Kediri, Jawa Timur, akan membangun sejumlah fasilitas umum dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2016 demi menciptakan ketentraman di masyarakat.
     
"Ini nanti yang dibangun ada jalan, mushala, itu beberapa yang fisiknya. Yang nonfisik ada juga, misalnya penyuluhan tentang narkoba," kata Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Inf Purnomo Sidi ditemui dalam kegiatan pembukaan TMMD ke-97 tahun 2016 di wilayah Kodim 0809/Kediri, Kelurahan Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Selasa. 
     
Ia mengatakan, dalam kesempatan menjalankan program tersebut, TNI akan memanfaatkan waktu selama 30 hari. Kegiatan ini juga hanya difokuskan di Kelurahan Gayam, dengan lokasi yang masih membutuhkan perbaikan.
     
Untuk anggaran, Letkol Inf Purnomo Sidi menyebut mengalokasikan sekitar Rp400 juta. Dana itu diharapkan bisa tuntas untuk menyelesaikan berbagai program perbaikan baik fisik maupun nonfisik.
     
Sementara itu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan pemkot cukup terbantu dengan kegiatan yang dilakukan oleh TNI tersebut. Bahkan, dalam melakukan program itu, mereka juga koordinasi dengan pemkot.
     
"Untuk sasaran survei dipilih di Kelurahan Gayam, yang merupakan kelurahan di sisi barat. Namun, untuk teknisnya, itu dari TNI," katanya.
     
Ia berharap, dengan program TMMD 2016 ini, seluruh infrastruktur yang ada di daerah tersebut bisa diperbaiki menjadi lebih baik. Masyarakat pun juga terbantu, sebab sarana dan prasarana mereka menjadi lebih bagus.
     
"Kami ikut saja prgramnya. Kegiatan ini juga berbeda dengan prodamas, sebab kegiatan TMMD ini kan karya dari TNI seperti ABRI masuk desa. Kalau prodamas kan dari masyarakat," jelasnya.
     
Dalam kegiatan tersebut, selain dihadiri Wali Kota Kediri, juga sejumlah pejabat dan kalangan perbankan. Wali Kota yang juga menjadi instruktur upacara juga menyerahkan secara simbolis sejumlah alat yang dilakukan oleh TNI untuk bekerja.
    
Selain seremonial kegiatan pembukaan TMMD 2016 tersebut, kegiatan itu juga disertai dengan pengobatan gratis bagi warga sekitar. Mereka diperiksa tim medis dan diberi obat sesuai dengan keluhannya.
     
Selain itu, Wali Kota dan pejabat undangan lainnya juga mendengarkan paparan dari TNI terkait dengan rencana menjalankan program tersebut. Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau lokasi pembangunan. 

Sumber : antarajatim.com