logo.png

Kondisi Stadion Brawijaya Mengenaskan


Kondisi Lapangan Brawijaya Kediri selain rumputnya tinggi kawat dan paku yang masih berserakan di lapangan Stadion Brawijaya bisa membahayakan pemain (foto: nanang)Kondisi Lapangan Brawijaya Kediri selain rumputnya tinggi kawat dan paku yang masih berserakan di lapangan Stadion Brawijaya bisa membahayakan pemain (foto: nanang)
 
KEDIRI | duta.co - Jelang digelarnya Babak 16 Besar, tuan rumah Persik Kediri terhalang kendala kondisi lapangan yang ditemukan banyak berserakan kawat dan paku usai digelarnya beberapa acara oleh Pemerintah Kota Kediri dengan menggunakan Stadion Brawijaya. 

Bahkan sejumlah lampu stadion yang mati menjadi perhatian khusus Manajemen Persik, untuk mengantisipasi digelarnya pertandingan malam hari. Humas Persik Kediri, Hendra Setiawan membenarkan atas kondisi lapangan yang memperlukan perawatan khusus dan harus segera dilakukan pembersihan dan perbaikan.
 
Berada di Group C dalam lanjutan Indonesian Soccer Championship (ISC) B dihuni Persik Kediri, Martapura FC, Celebest FC dan Perserang FC, menjelang laga kick-off pada 1 Oktober nanti, keberadaan stadion harus dipastikan sesuai dengan aturan dikeluarkan pihak operator PT. Gelora Trisula Semesta (GTS). 

“Malam ini kami akan mencoba lampu stadion, karena memang banyak bola lampu yang mati dan harus segera diganti. Terkait masih berserakan potongan kawat dan paku, akan kami sampaikan kepada pihak DKP selaku penggelola stadion,” jelas Hendra Setyawan.
 
Melihat kondisi rumput yang rusak kemudian sejumlah temuan benda tajam yang dapat mengancam keselamatan pemain, membuat Manager Persik Anang Kurniawan memilih tidak berkomentar. 

“Silakan konfirmasi kepada panpel, itu di luar tanggung jawab manajemen. Saran saya, segera dibersihkan dan untuk rumput maupun lampu segera dibenahi,” jelasnya.
 
Memang dalam rangkaian Hari Jadi Kota Kediri digelar bulan lalu, Stadion Brawijaya menjadi lokasi utama digelarnya sejumlah acara. Mulai dari pameran, konser musik hingga tabligh akbar menghadirkan Habib Syech. Jeda waktu sebulan lebih, seharusnya menjadikan catatan khusus bagi Panpel Persik untuk segera melakukan perawatan, pembersihan dan perbaikan terutama pada lampu penerangan.
 
“Kabar yang kami dapat, Persela Lamongan yang masuk Group A, ingin menjadikan home base Persik sebagai tuan rumah. Karena stadion mereka sedang direnovasi dan rencananya saat bertanding di sini, semuanya akan disiarkan secara langsung oleh televisi nasional,” jelas Humas Persik, Hendra Setyawan.

Sumber : duta.co