img_20160929_103213ADAKITANEWS, Kota Kediri – Setelah Peratuan Daerah (Perda) Santuan Kematian bagi warga miski di Kota Kediri sudah diberlakukan sejak awal tahun ini. Hingga hari ini, Kamis (29/09) sudah ada 1.457 warga miskin menerimanya.

Data yang dihimpun Tim Adakitanews.com dari Bidang Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kediri rata-rata dalam satu bulan terdapat warga miskin Kota Kediri meninggal dunia sebanyak 161 orang. Menurut Dewi Sartika Kepala Dinsosnakertrans, semenjak santunan kematian dinaikan menjadi Rp. 2 juta setiap warga miskin yang meninggal pasti melaporkannya.

“Sekarang sudah pasti melaporkan mas, tapi tetap tidak semua warga miskin bisa mendapatkan. Karena kita harus verifikasi terlebih dulu bagaimana ekonomi keluarganya. Masuk kategori ekonomi menengah kebawah apa tidak,” Kata Dewi Sartika

Menurutnya, hanya warga Kota Kediri yang memiliki kartu sakti saja yang bisa segera mendapatkan santunan kematian tanpa verifikasi. Bentuk verifikasi itu, tambah Dewi Sartika, tim dari Dinsos akan langsung menuju rumah warga terkait guna memastikan warga layak menerima atau tidak.

“Warga yang tidak memiliki kartu sakti seperti KIS itu akan kita datangi kerumahnya. Jika memang pantas mendapatkan, langsung ditempat itu kita kasihkan uangnya. Jadi kita memang harus hati-hati, selama ini sudah lebih dari 100 warga yang mengajukan santunan kematian itu kita tolak. Karena tidak sesuai dengan klasifikasi kita,” ujarnya.

Sehingga, sudah ada Rp. 2.914.000.000,- uang yang dikeluarkan untuk santunan kematian itu dalam periode 9 bulan ini. Dewi Sartika menghimbau kepada warga penerima santunan agar hati-hati jika ada oknum yang meminta atau memotong uang santunan itu. Menurutnya, Dinsos tidak pernah memotong sepersen pun untuk biaya santunan itu.

“Kita berikan penuh Rp.2 juta itu. Sama sekali tidak kita kurangi. Warga harus hati-hati jika ada oknum atau siapapun yang meminta potongan itu dan segera laporkan ke kami,” tandas Dewi Sartika.(Zay)

 

Keterangan Gambar : Dewi Sartika Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Kediri.(foto : ARK)