logo.png

Diguyur Hujan Ribuan Umat Islam Kota Kediri Istighosah


Ribuan jamaah memenuhi depan Masjid Agung berada di Jalan PB. Sudirman (foto: nanang)Ribuan jamaah memenuhi depan Masjid Agung berada di Jalan PB. Sudirman (foto: nanang)
 
KEDIRI | duta.co - Meski Kota Kediri diguyur hujan lebat, namun tak menghalangi bagi ribuan Umat Islam berduyun – duyun mendatangi Masjid Agung Kota Kediri untuk menggelar Istighosah menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1438H, pada Sabtu (1/10) malam. Hadir dalam acara tersebut, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar didampingi Ketua PCNU, KH. Abu Bakar Abdul Djalil dan sejumlah ulama sepuh di Kota Kediri.  
 
Kegiatan dalam rangka menyambut 1 Muharram, digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri ini, diawali Semaan Alquran. Dilanjutkan dengan istighosah dipimpin KH Anwar Mansyur, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo dihadiri sejumlah ulama. Kemudian dilanjutkan Tausyiah diisi KH Anwar Iskandar, Pengasuh Ponpes Al-Amien, sebelum dilangsungkan jamaah Salat Isya.
 
Ribuan santri dari sejumlah pondok pesantren beserta warga Kota Kediri nampak khusyuk hingga memenuhi sepanjang Jalan Panglima Besar Sudirman, telah ditutup total sejak pukul 15.00 WIB. Hujan yang tak kunjung reda, tidak mengurangi niat para jamaah yang menggelar alas di atas aspal di bawah guyuran hujan. 

“Hujan tidak mengurangi niatan kami untuk menyambut pergantian Tahun Baru Islam,” jelas Agus Imam Mubarrok, Dosen IAIT Tri bhakti yang hadir bersama para mahasiswanya.
 
Maraknya kasus radikalisme dan terorisme mengancam keberadaan Agama Islam, perlu diwaspadai dan diantipasi. “Seiring dengan Hari Kesaktian Pancasila, mari kita selalu menjaga Ukhuwah Islamiyah,” kutipan Tausiyah disampaikan KH Anwar Iskandar. 

Umat Islam diingatkan untuk tidak menyalahgunakan tekhnologi demi menjaga akhlak yang mulia terutama bagi generasi muda. Hingga usai acara, hujan pun tak kunjung reda dan ribuan jamaah meninggalkan lokasi masjid agung dengan tertib.

Sumber : duta.co