logo.png

BPBD Kota Kediri Data Kerugian Warga Akibat Musibah Angin Puting Beliung


ANTARA News Jawa Timur

 BPBD Kota Kediri Data Kerugian Warga Akibat Musibah Angin Puting Beliung
Wali Kota Kediri menyerahkan bantuan warga korban angin lesus di Kediri. (foto dokumentasi.)
 
 Untuk kerugian kami masih data angka pastinya. Tim sudah ke lokasi kejadian.
 
Kediri (Antara Jatim) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, Jawa Timur, masih mendata kerugian akibat angin puting beliung yang menimpa sekitar 20 rumah warga di kota itu. 
    
"Untuk kerugian kami masih data angka pastinya. Tim sudah ke lokasi kejadian," kata Kepala BPBD Kota Kediri Syamsul Bahri di Kediri, Rabu.
     
Angin puting beliung terjadi di Kota Kediri pada Selasa (9/5) mengakibatkan sekitar 20 rumah warga mengalami kerusakan. Dari 20 rumah itu, dua di antaranya rusak sangat parah.
     
Angin puting beliung tersebut terjadi di Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Salah satu rumah yang kondisinya rusak parah adalah milik Slamet Budi Santoso. Atap rumahnya hampir runtuh semua akibat terjangan angin lesus itu, termasuk pagar yang amblek.
     
Musibah itu berawal dari hujan yang turun sangat deras sejak Selasa siang. Setelah hujan deras, tiba-tiba angin kencang berembus, hingga mengkibatkan rumah warga rusak diterjang angin. 
     
"Kalau rumah lainnya tingkat kerusakannya tidak terlalu parah, misalnya sebagian atap yang rontok dan beberapa bagian rumah lainnya," katanya.    
    
Pihaknya menambahkan, tim BPBD Kota Kediri juga langsung turun tangan membantu warga untuk membersihkan rumahnya. Tim dibantu warga setempat, sehingga upaya pembersihan juga cepat dilakukan.
    
Selain itu, BPBD juga langsung memberikan sejumlah barang-barang misalnya bantuan logistik serta selimut untuk para korban. Namun, untuk bantuan berupa uang perbaikan akan diteruskan ke dinas sosial.
     
Pihaknya juga meminta agar warga waspada bencana. Saat ini, perubahan cuaca sangat ekstrim terjadi, bahkan bisa berakibat bencana. Selain angin puting beliung, beberapa waktu lalu di Kota Kediri juga sempat terjadi banjir.
     
Ia meminta warga untuk berhati-hati terutama ketika hujan turun. Warga yang tinggal di rumah yang kondisinya tidak kokoh diharapkan bisa mengungsi untuk sementara waktu, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
     
"Saat ini memang musimnya hujan angin dan itu sudah ada peringatan dari BMKG, jadi kami siaga angin puting beliung, banjir, hingga tanah longsor. Diprediksikan nanti akan terjadi hingga Desember 2016," kata Syamsul.

Sumber : antarajatim.com