logo.png

Pemkot Kediri Sediakan Dana Tidak Terduga Rp8 Miliar


ANTARA News Jawa Timur

 Pemkot Kediri Sediakan Dana Tidak Terduga Rp8 Miliar
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyerahkan bantuan logistik pada warga korban bencana angin puting beliung. (foto dokumentasi.)
 
 "Ada sekitar Rp8 miliar dari dana yang tidak direncanakan (kejadian tidak terduga). Dulu ada banjir di daerah Ngampel, sekarang ini angin puting beliung," 
 
Kediri (Antara) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menyediakan dana tidak terduga hingga Rp8 miliar yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai perbaikan akibat bencana alam.
 
"Ada sekitar Rp8 miliar dari dana yang tidak direncanakan (kejadian tidak terduga). Dulu ada banjir di daerah Ngampel, sekarang ini angin puting beliung," kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Kediri, Kamis.
 
Wali Kota yang ditemui di sela-sela menyerahkan bantuan untuk korban angin puting beliung di Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, itu mengatakan anggaran itu bisa dimanfaatkan untuk menangani berbagai dampak bencana di Kediri.
 
Pemerintah pun tidak akan tinggal diam jika ada warga yang terkena musibah, misalnya terkena angin puting beliung. Pemerintah akan memberikan bantuan, sehingga warga pun bisa kembali menempati rumahnya, sehingga ekonomi di keluarga tersebut juga berjalan lagi.
 
Wali Kota juga mengingatkan warga waspada terhadap berbagai ancaman bencana baik banjir, tanah longsor, maupun angin puting beliung. Pemerintah kota juga sudah mendapatkan informasi terkait dengan fenomena perubahan cuaca berupa angin kencang.
 
"Sekitar satu pekan lalu ada kabar dari provinsi dan BMKG pun juga mengumumkan beberapa wilayah di Jatim akan ada angin kencang. Dari peta, ini termasuk Kediri, makanya kami terus koordinasi dan mengantisipasi berbagai kejadian," katanya.
 
Untuk saat ini, Wali Kota mengatakan potensi yang paling besar terjadi adalah angin puting beliung. Bahkan, awal pekan lalu ada sekitar puluhan rumah warga yang rusak diterjang angin puting beliung.
 
Pemerintah sudah menyiapkan berbagai hal, misalnya logistik, keperluan kesehatan, serta beragam kebutuhan lainnya. Jika terjadi bencana tim dari BPBD Kota Kediri pun juga akan bergerak.
 
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Kediri Syamsul Bahri mengatakan pemerintah kota menyerahkan bantuan untuk 18 kepala keluarga yang menjadi korban bencana angin puting beliung itu.
 
Ia menyebut, selain menyerahkan berupa bahan pokok, juga ada paket kesehatan, maupun alat-alat dapur. Bantuan itu untuk meringankan beban warga yang menjadi korban angin puting beliung.
 
"Kami berikan bantuan logistik serta ada bantuan perbaikan untuk rumah warga yang rusak. Kami berharap, ini bisa membantu warga," katanya.

Sumber : antarajatim.com