logo.png

Bunga Matahari Ditanam jadi Destinasi Wisata Baru


ANTARA News Jawa Timur

 Bunga Matahari Ditanam jadi Destinasi Wisata Baru

Warga foto "Selfie" di kawasan kebun bunga matahari tepatnya di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri,Jawa Timur. (foto dokumentasi.)
 
 "Ini kelanjutan dari kebun bunga matahari yang pertama. Harapannya ini bisa menjadi 'ikon' untuk Kota Kediri dan bisa menjadi salah satu 'spot' foto yang cantik di kota ini," 
 
Kediri (Antara Jatim) - Tim PKK Kediri menanam 7.000 bibit bunga matahari di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, sebagai salah satu projek destinasi wisata baru di kota ini.
      
Ketua Tim PKK Kediri Ferry Silviana Abu Bakar mengemukakan penanaman bunga itu merupakan tindak lanjut dari penanaman bunga matahari sebelumnya. Kebun bunga itu ternyata bisa menjadi destinasi wisata baru di kota ini.
     
"Ini kelanjutan dari kebun bunga matahari yang pertama. Harapannya ini bisa menjadi 'ikon' untuk Kota Kediri dan bisa menjadi salah satu 'spot' foto yang cantik di kota ini," kata perempuan yang juga istri Wali Kota Kediri itu dalam acara itu, Sabtu.
     
Pihaknya mengatakan, lahan ini awalnya kosong. Ia ingin memanfaatkan, dan salah satunya dengan menanam bunga matahari. Pada penanaman sebelumnya, penyemaian dilakukanpada bulan April 2016. 
     
Bibit kualitas terbaik dengan jenis besar dipilih, dan hasilnya ternyata sangat memuaskan. Bunga berhasil tumbuh, bahkan berbunga dengan baik. Animo masyarakat pun cukup tinggi, dimana sehari bisa sampai ratusan orang berkunjung ke tempat tersebut. Masyarakat banyak memanfaatkan tempat itu untuk foto "Selfie". 
     
Bunda Fey, sapaan akrabnya, menambahkan lahan yang digunakan untuk kebun bunga matahari yang baru ditanami ini juga diperluas. Pihaknya tetap melibatkan seluruh Tim PKK serta elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama menanam bibit tersebut. 
     
"Dengan kegiatan ini kami tidak hanya terapkan untuk menanam namun juga ikut menjaga kebun bunga matahari ini," ungkapnya.
     
Berkaca dari pengalaman sebelumnya, Bunda Fey menjelaskan pihaknya juga telah membuatkan jalan khusus untuk pengunjung yang ingin berfoto di taman bunga matahari. 
     
"Jadi nantinya mereka yang ingin 'selfie' tidak merusak bunga matahari," terangnya.
     
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Semeru Singgih mengatakan penanaman bunga matahari yang kedua ini berbeda dengan penanaman bunga matahari yang pertama. 
     
"Jika yang pertama ditanam serentak, kali ini kita tanam secara bergilir," ungkapnya.
    
Semeru mengungkapkan, untuk program itu telah menyiapkan lahan ini sejak lama. Tanah yang telah ditanami diolah sedemikian rupa, sehingga siap untuk ditanami lagi. 
     
"Untuk pengairannya kita mengandalkan air hujan, karena ini sudah memasuki musim penghujan," terangnya.

Sumber : antarajatim.com