20161013_093018ADAKITANEWS, Kota Kediri – Dinas Pendidikan Kota Kediri menghimbau seluruh kepala sekolah untuk memberikan pemahaman terkait bahaya makanan dan minuman yang tidak memiliki ijin edar dari Dinas Kesehatan terlebih permen jari yang diduga mengandung narkoba. Pasalnya, permen tersebut memikili efek ketagihan bagi para pengkonsumsinya.

“Seluruh kepala sekolah di Kota Kediri bertanggung jawab penuh untuk memberikan pemahaman bagi siswa siswinya tentang bahaya permen jari dan makanan serta minuman yang tidak memiliki ijin edar dari dinkes,” ungkap Siswanto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Kamis (13/10).

Permen jari yang telah menjadi sorotan publik karena diduga mengandung narkoba itu sangat memiliki efek buruk bagi pengkonsumsinya. Ia berharap, permen jari tidak beredar secara masif di Kota Kediri. “Semoga permen ini tidak beredar di Kediri,” jelasnya.

Menurutnya, selain pihak sekolah orang tua beserta masyarakat luas juga harus berperan dalam memahamkan anak-anaknya tentang bahaya permen jari. “Belilah makanan dan minuman yang telah berstandart dan higienis,” jelasnya.

Siswanto mempertegas, semua pedagang kaki lima (PKL) yang selalu mangkal di depan sekolah-sekolah hendaknya menjual makanan dan minuman yang sehat. Jangan hanya mencari laba tinggi dari barang dagangan yang dijual. “Juallah makanan yang sehat,” terangnya. (blot)

Keterangan Gambar: Siswanto Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri saat ditemuai diruang kerjanya. (foto: iwan fahmi)