logo.png

258 Peserta Ikuti Kompetisi Sepatu Roda di Kediri


ANTARA News Jawa Timur

 258 Peserta Ikuti Kompetisi Sepatu Roda di Kediri
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam kegiatan kejuaraan sepatu roda tingkat Jatim, Sabtu (15/10). (foto Asmaul Chusna)
 
 "Ini media bagi anak-anak supaya mereka ada kreativitas di olahraga dan tidak hanya main 'gadget' saja. Saya juga senang sekali dan harapan saya ini lebih digemari," 
 
Kediri (Antara Jatim) - Sebanyak 258 peserta dari 17 klub sepatu roda dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti kompetisi dalam pertandingan sepatu roda tingkat regional di Kediri.
     
Panitia kejuaraan sepatu roda Khoirul Riza di sela-sela lomba yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Jayabaya Kota Kediri, Sabtu, mengemukakan kegiatan ini sebagai salah satu program pencarian bibit atlet sepatu roda.
     
"Acara ini salah satu proses pencarian bibit. Dulu di Porprov Banyuwangi belum bisa main, semoga di porprov berikutnya bisa main," katanya.
     
Ia mengatakan, salah satu persyaratan pertandingan bisa diselenggarakan minimal ada tujuh pengurus cabang sepatu roda. Saat ini, sejumlah daerah sudah mulai memulai proses kaderisasi, sehingga secara bertahap nantinya akan diupayakan cabang olahraga sepatu roda bisa dipertandingkan.
     
Khoirul mengaku termotivasi, sebab dalam PON saja Jatim mampu mengirimkan. Atlet sepatu roda yang dikirimkan di antaranya dari Sidoarjo, Surabaya, serta Malang.
     
"Di PON saja ikut, jadi kami intensif galakkan cabang-cabang untuk menyelenggarakan even ini. Nantinya, atlet terbaik akan dilatih di pengda, bahkan bisa ikut PON," ujarnya.
     
Sementara itu, dalam lomba tersebut, diikuti atlet yang masih anak-anak. Terdapat kategori A dengan usia 6-8 tahun, B usia 8-10 tahun, C dengan usia 10-12 tahun, D usia 12-15 tahun.
     
Dari peserta tersebut, mereka harus menempuh jarak 300 meter, 500 meter, dan 1.000 meter. Setiap peserta yang menang akan mendapatkan penghargaan berupa uang pembinaan serta medali.
     
Sementara itu, wali Kota Kediri yang hadir dalam acara tersebut menambahkan penyelenggara acara ini sebenarnya dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kediri. Mereka juga ikut mendukung untuk pencarian bibit-bibit atlet sepatu roda. Pihaknya juga sangat mengapresiasi program tersebut.
     
"Ini media bagi anak-anak supaya mereka ada kreativitas di olahraga dan tidak hanya main 'gadget' saja. Saya juga senang sekali dan harapan saya ini lebih digemari," kata Wali Kota.
     
Ia juga mendukung adanya cabang olahraga sepatu roda di Kota Kediri. Dengan berbagai atlet yang ikut kompetisi saat ini, diharapkan mereka nantinya bisa bertanding mewakili Kota Kediri, bahkan bisa menyumbangkan emas untuk Kota Kediri.
     
Ia pun mengakui untuk lintasan belum terlalu bagus. Ke depan, pihaknya akan koordinasi dengan instansi terkait untuk membenahi lintasan yang digunakan pertandingan sepatu roda ini.

Sumber : antarajatim.com