logo.png

Hari Santri Mensos Soroti Warga Miskin di Jatim


AdaKitaNews

 

img_20161022_102230

ADAKITANEWS, Kota Kediri – Berada di Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, ribuan santri memperingati hari santri, Sabtu (22/10). Kesempatan itu, Menteri Sosial mensoroti provinsi Jawa Timur yang paling banyak warganya hidup dibawah kemiskinan.

Meneteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa turut hadir dalam perayaan hari santri itu. Dalam sambutannya, Mensos mengatakan keinginan Presiden membuat buku tentang sejarah santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Buku itu, tambhanya, harus dengan data yang lengkap agar para santri bisa mengambil pelajaran dari buku itu.

“Film sang kyiai itu memang menceritakan perjuangan santri memperjuangkan kemerdekaan Bangsa kita. Tapi itu masih kurang. Harus kita lengkapi, itu kata Pak Presiden kemarin,” ujar Khofifah dalam sambutannya.

Peran santri saat ini, lanjut Mensos, bersama masyarakat paling bawah untuk menyiarkan agama Islam. Bukan hanya itu, tambah Mensos, warga pedesaan di Jawa Timur yang menduduki nomor satu terbanyak di Jawa menjadi peran penting bagi santri.

“Saat ini, Jawa Timur menduduki nomor satu warga terbanyak yang miskin. Maka, ini juga menjadi peran penting bagi kita para santri untuk membantu Bangsa kita,” jelasnya.

Selain Mensos, turut hadir Lilik Muhibbah Wakil Walikota Kediri, serta sejumlah tokoh ulama’ Kediri. Pada kegiatan itu juga ada Nikah Massal, dan sunatan massal.

Sebagaimana diketahui, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah menetapkan 22 Oktober sebagai hari santri. Penetapan ini disambut seluruh santri se Indonesia dengan serangkaian kirab santri.


Sumber : adakitanews.com