logo.png

Kota Kediri Punya Banyak Bibit Pelawak Ini Buktinya . . .


Surya Malang

Kota Kediri Punya Banyak Bibit Pelawak, Ini Buktinya . . .
 
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
 
Peserta lawak pelajar yang digelar di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Kota Kediri, Selasa (25/10/2016). 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Kota Kediri, Jawa Timur ternyata menyimpan potensi calon pelawak yang handal. Terbukti saat digelar lomba komedi tradisional, penampilan para peserta mampu mengocok ratusan penonton, Selasa (25/10/2016).

Lomba lawak tradisional ini digelar di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Kota Kediri. Pada lomba ini mengusung tema ‘Sosialisasi Progam Pembangunan Kependudukan Melalui Seni Budaya Tahun 2016’.

Peserta lomba ada yang mengenakan busana formal dan pakaian adat. Ada juga yang berdandan dengan pakaian Punokawan lengkap dengan make up wajah aneka warna.

Tema-tema lawakan yang diangkat setiap kelompok yang beranggotakan 4 sampai 7 anak juga sangat bervariasi. Termasuk gaya panggung dalam melawak juga bervariasi.

Sedangkan gaya bertutur memakai bahasa yang lugas Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa. Apalagi peserta juga menguasai gaya stand up komedi yang banyak ditampilkan di TV.

Sementara materi lawakan yang diangkat seperti, peningkatan pendewasaan perkawinan. Ada juga yang mengusung tema ketahanan keluarga.

Sementara tema-tema terkini seperti gaya anak muda yang tergabung  dalam generasi berencana atau genre.  Ada juga yang mengusung tema pencegah penyebaran HIV dan AIDS.  Setiap kelompok diberi kesempatan tampil selama 10 menitan. 

Menurut Ny Sentit, Kasi Bidang Keluarga Sejahtera,  kegiatan lomba lawak diikuti 30 peserta dari pelajar SMP dan SMA yang ada di Kota Kediri.

Lomba komedi tradisional ini akan memperebutkan juara 1, 2 dan 3 serta juara harapan 1, 2 dan 3. Kegiatan ini memperebutkan Piala Kantor BPPKB Kota Kediri.

Sementara juara 1 akan mendapatkan hadiah uang pembinaan Rp 3 juta, juara 2 Rp 2,5 juta dan juara 3 Rp 2 juta.

Harapan 1 hadiahnya Rp 1,5 juta, harapan 2 Rp 1 juta dan harapan 3 Rp 800.000. Ada tiga juri yang menilai lomba lawak.


Sumber : suryamalang.tribunnews.com